Tiongkok Menentang Apa Yang Disebut Masalah “Keamanan 5G Huawei”

2019-09-17 11:30:17

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Hua Chunying kemarin (16/9) menyatakan, pihak Tiongkok dengan tegas menentang apa yang disebut masalah “keamanan 5G Huawei”, dengan tegas menentang pembatasan terhadap perusahaan Tiongkok untuk mengembangkan teknologi informasi dan telekomunikasi dan kerja sama terkait yang normal dengan menyalahgunakan alasan “keamanan nasional”.

Pada 12 September, pejabat Departemen Luar Negeri AS, Robert Strayer menyatakan, selama kunjungannya bersama ketua Komisi Komunikasi Federal AS di Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Bahrain, dia sekali lagi membicarakan masalah terkait risiko keamanan jaringan 5G Huawei, sementara menyatakan bahwa untuk menjamin sepenuhnya keamanan kerangka jaringan, pihak AS harus mengesampingkan Huawei di luar jaringan 5G.

Mengenai hal tersebut, Hua Chunying menunjukkan, pada bulan Mei tahun ini, harian Der Tagesspiegel Jerman pernah memberitakan, melalui pemeriksaan selama beberapa tahun, pemerintah Inggris, kantor keamanan informasi Federal Jerman serta Komisi Uni Eropa tidak menemukan Huawei yang mempunyai pintu belakang, sebaliknya terdapat bocoran keamanan pada Cisco Systems Inc., mulai dari tahun 2013 sudah diungkapkan 10 peristiwa “pintu belakang”. Jauh pada tahun 2014, Appel Inc. dalam pernyataannya mengaku dapat mengambil pesan singkat, catatan informasi dan foto-foto serta data perorangan dari pengguna ponsel melalui pintu belakang sistem ponsel Appel. Pada tahun 2018, Facebook diungkapkan terdapat pintu belakang ada akun pengguna. Mengeai hal itu, juru bicara Facebook telah mengakui pihaknya dapat membaca informasi pengguna pada setiap saat. Menurut keadaan pengungkapan peristiwa “Prism”, warga tidak mempunyai privasi apapun dalam hubungan telepon, dokumen dan berbicara di hadapan badan intelijen AS. Selain itu, di 35 negara termasuk pemimpin sekutunya, pembicaraan telepon disadap bahkan selama 10 tahun, yang menerapkannya justru adalah Cisco Systems Inc. dan Apple Inc.

Hua Chunying mengatakan, yang disebut di atas adalah kenyataan yang terbuka. Kalau dikesampingkan prasangka, apakah dapat diambil jawaban sebagai berikut, yang diawasi bukanlah Huawei, Tiongkok, tetapi adalah Cisco dan Apple kalau berbagai negara ingin menjaga keamanan jaringan. Penanggungjawab Huawei di berbagai kesempatan sudah berulang kali memberi penjelasan dan janjinya mengenai masalah keamanan, apakah pihak AS juga bersedia membuat janjinya secara terbuka?

Hua Chunying menunjukkan, selalu adanya masalah keamanan rantai suplai dalam perkembangan teknologi informasi dan telekomunikasi serta dalam proses kemajuan pergantian generasi, tetapi bukalah masalah baru pada 5G atau sesuatu perusahaan. Pihak Tiongkok dengan tegas menentang pembuatan apa yang disebut masalah “keamanan 5G Huawei”, dengan tegas menentang pembatasan terhadap perusahaan Tiongkok untuk mengembangkan teknologi informasi dan telekomunikasi serta kerja sama terkait dengan menyalahgunakan asalah “keamanan nasional”.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok