Peningkatan Sengketa Tidak Akan Pernah Selesaikan Masaslah

2019-08-31 15:24:38

Baru-baru ini AS kembali mengumumkan akan mengenakan tarif tambahan terhadap sebagian produk asal Tiongkok, sehingga risiko sengketa perdagangan kedua negara meningkat lebih lanjut, dan akan membawa dampak negatif serius terhadap perekonomian seluruh dunia.

Tiongkok mengimbau AS mencabut penerapan tarif tambahan terhadap produk asal Tiongkok senilai 550 miliar dolar AS untuk mencegah meningkatnya perang dagang kedua pihak.

Statistik mencatat, pada kuartal kedua tahun ini, laju pertumbuhan PDB AS anjlok hingga 2,1 persen, yang jauh lebih rendah dibanding laju kuartal pertama yang tercatat 3,1 persen. Perekonomian AS ternyata sudah melamban akibat perang dagang yang dicetuskannya. Sementara itu, akibat penerapan tarif tambahan oleh pemerintah AS atas produk asal Tiongkok, kaum tani AS sudah atau tengah kehilangan pasar Tiongkok sebagai pasar ekspor terbesar bagi AS. Selain itu, tarif tambahan tinggi yang dikenakan terhadap komoditas Tiongkok juga telah menambah beban para pedagang dan konsumen AS, sehingga meningkatkan ongkos ekonomi domestik AS. Mantan Menteri Keuangan AS menegaskan bahwa perang tarif tambahan AS terhadap Tiongkok “pasti akan gagal”.

Tiongkok menentang meningkatnya perang dagang, dan selalu siap menyelesaikan masalah melalui konsultasi dan kerja sama. Tiongkok berharap AS bersikap kepala dingin, dan berupaya bersama Tiongkok untuk menemui solusinya di atas dasar sama derajat dan saling menghormati.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok