Langkah Pembalasan Tiongkok terhadap Pengenaan Tarif Tambahan AS Rasional, Tegas dan Jitu

2019-08-26 11:32:16

Berkenaan dengan keputusan AS untuk mengenakan tarif tambahan terhadap komoditi Tiongkok yang diekspor ke AS, pihak Tiongkok terpaksa mengambil langkah pembalasan. Beberapa ahli Tiongkok hari Minggu kemarin (25/8) di Beijing menyatakan, langkah-langkah pembalasan Tiongkok terhadap pengenaan tarif tambahan AS tersebut rasional, tegas dan jitu.

Terhadap langkah pengenaan tarif tambahan oleh pihak AS, pihak Tiongkok memutuskan untuk mengenakan tarif tambahan 10 persen dan 5 persen terhadap komoditi yang diimpor dari AS senilai 75 miliar dolar Amerika dan dilaksanakan dalam dua gelombang, yaitu masing-masing pada tanggal 1 September dan tanggal 15 Desember; memutuskan untuk memulihkan pengenaan tarif tambahan 25 persen dan 5 persen terhadap otomotif dan onderdil asal Amerika, yang akan dilaksanakan pada tanggal 15 Desember. Waktu tersebut sesuai dengan waktu pengenaan tarif tambahan terhadap komoditi asal Tiongkok senilai 300 miliar dolar Amerika yang diumumkan pihak AS sebelumnya.

Dalam seminar Balai Riset Kerja Sama Ekonomi Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan Tiongkok Minggu kemarin (25/8), Rektor Institut Ekonomi Internasional Universitas Bisnis dan Ekonomi Internasional Tiongkok San Baicuan berpendapat, dalam langkah-langkah pembalasan pihak Tiongkok, pengenaan tarif tambahan terhadap komoditi AS antara lain kedelai, jagung, kapas dan produk pertanian lain, hasil air dan minyak mentah telah dengan jitu menyerang perbuatan pemerintah AS yang mendukung perang dagang.

Setelah pihak Tiongkok mengumumkan langkah-langkah pembalasan, indeks 3 besar bursa efek AS turun anjlok.

Para pakar Tiongkok berpendapat, pengenaan tarif tambahan oleh pihak AS dan langkah pembalasan pihak Tiongkok telah mendatangkan dampak besar bagi AS. Pejabat Kementerian Perdagangan Tiongkok Li Wei berpendapat, pembalasan pihak Tiongkok adalah rasional, dan pihak Tiongkok tidak mengambil langkah pembalasan dengan mengenakan tarif tambahan terhadap semua komoditi yang diimpor Tiongkok dengan tidak membeda-bedakan seperti apa yang dilakukan AS.

Pejabat Kementerian Perdagangan Tiongkok Chen Hui mengusulkan, Tiongkok masih perlu terus menyempurnakan pembangunan sistem tata hukumnya sendiri dalam menghadapi serangan perang dagang AS.


Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok