Pejabat Pemerintah Hong Kong Imbau Segera Selesaikan Perselisihan

2019-08-26 11:01:24

XINHUA: Sejumlah pejabat pemerintah dan Dewan Legislatif Daerah Administrasi Khusus Hong Kong pada hari Minggu kemarin (25/8) menyatakan, perselisihan intern Hong Kong telah membuat ekonomi Hong Kong semakin memburuk. Mereka mengimbau pihak terkait agar secepatnya menyelesaikan perselisihan, menghentikan tindakan kekerasan, meningkatkan komunikasi dan dialog antar berbagai kalangan masyarakat, dan bersatu padu untuk mengupayakan solusi untuk Hong Kong.

Sekretaris Finansial Pemerintah Hong Kong Paul Chan dalam blognya yang berjudul “Melindungi ‘Mangkuk Nasi'(artinya pekerjaan)” menunjukkan, lantaran memburuknya lingkungan eksternal dan terus berlansungnya bentrokan kekerasan di masyarakat Hong Kong, sebuah topan ekonomi sedang berangsur-angsur terbentuk, sejumlah industri yang berada dalam angin topan tersebut telah merasakan ketidaknyamanannya. Jumlah pengunjung ke Hong Kong pada bulan Agustus ini telah menurun hampir 50 persen. Sejumlah hotel dan restoran telah meminta karyawannya cuti tanpa gaji. Pendapatan industri ritel dan industri makanan dan minuman juga menurun tajam dalam beberapa bulan ini. Jika keadaan ini berlangsung terus, maka kemungkinan akan terjadi arus pengangguran.

Sekretaris Biro Pelayanan Keuangan dan Perbendaharaan Hong Kong (FSTB) James Lau dalam blognya yang berjudul “Bangun Kembali Tata Tertib dan Nyalakan Kembali Harapan” menunjukkan bahwa ekonomi Hong Kong sedang menghadapi pergesekan perdagangan Tiongkok-Amerika, kemungkinan “Hard Brexit” Inggris, dan faktor eksternal negatif lainnya, serta perselisihan masyarakat lokal, sehingga pertumbuhannya menjadi semakin lesu.

Anggota Kalangan Pariwisata Dewan Legislatif Daerah Administrasi Khusus Hong Kong, Yiu Si-wing kepada media menyatakan, karena pengaruh dari aksi unjuk rasa, sejumlah indeks industri pariwisata mengalami perubahan dari meningkat jadi menurun pada bulan lalu, dan mengalami penurunan yang tajam pada bulan ini. Di antaranya, jumlah wisatawan ke Hong Kong mengalami penurunan yang terbanyak, pendapatan biro perjalanan kelas menengah dan kecil menurun dan mencul kesulitan ekonomi. Tingkat penghunian kamar (TPK) di hotel pada musim sibuk tahun lalu tercatat 100 persen, dan diperkirakan akan menurun sebanyak 20 hingga 30 persen pada bulan Agustus ini.



Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok