Perusuh Hong Kong Dikecam Masyarakat Internasional

2019-08-21 10:57:22

Baru-baru ini tokoh-tokoh berbagai kalangan masyarakat internasional terus melontarkan kecaman terhadap unjuk rasa dan kerusuhan yang terjadi di Hong Kong. Mereka mengecam pula intervensi Inggris dan AS dalam demonstrasi Hong Kong.

Andrei Ostrovsky dari Balai Riset Timur Jauh di bawah Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia menyatakan, tindakan radikal sejumlah pengunjuk rasa Hong Kong mengakibatkan kehidupan setempat lumpuh dan usaha bisnis mengalami kerugian serius. Tingkah lakunya jauh melampaui lingkup demonstrasi damai. Kerusuhan yang berlarut beberapa bulan ini sudah mengakibatkan kerugian berat pada ekonomi Hong Kong. Dari kerusuhan tersebut terindikasi bahwa sejumlah pendemo patuh terhadap komando kekuatan di luar wilayah. Pemerintah Daerah Administrasi Khusus Hong Kong harus segera mengambil tindakan yang tegas untuk menghentikan sabotase dan memulihkan tata hukum dan ketertiban sosial.

William Jones dari Executive Intelligence Review AS berpendapat, Inggris dan AS diyakini memanipulasi situasi di Hong Kong baru-baru ini. Perkataan sejumlah politisi dari pemerintah Inggris dan AS ternyata telah menghasut sentimen para pengunjuk rasa. Para pemuda Hong Kong tidak pernah mengalami masa pemerintah Inggris di Hong Kong, barang kali mereka memiliki banyak ilusi terhadap masa lampau tersebut. Untuk mencapai targetnya yang jahat, para pendalang di balik kerusuhan justru tak segan-segan mengambinghitamkan para pemuda Hong Kong.

Harian The Australian dalam sebuah artikelnya menunjukkan bahwa serangkaian peristiwa yang terjadi di Hong Kong baru-baru ini sudah merusak reputasinya sebagai pusat komersial global. Unjuk rasa kekerasan di Hong Kong sudah melampaui batas toleransi di negara Barat mana pun.

Pengamat sosial India, Bhaskar menyatakan, pemblokiran bandar udara Hong Kong oleh para pengunjuk rasa merugikan pariwisata dan transportasi, sehingga berimbas pada kegiatan bisnis lainnya. Aksi yang bodoh itu akan membawa aneka dampak negatif bagi Hong Kong. Semakin lama demonstrasi, semakin besar kerugiannya terhadap Hong Kong.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok