Komisaris Kemlu Tiongkok untuk Hong Kong: Seseorang Coba Gulingkan Pemerintah Sah Daerah Administrasi Khusus

2019-08-16 14:04:17

Komisaris Kemlu Tiongkok untuk Hong Kong, Xie Feng dalam Forum Hukum Internasional tahun 2019 di Hong Kong kemarin(15/8) menyatakan, inti keadaan Hong Kong saat ini bukanlah masalah HAM, kebebasan dan demokrasi seperti yang disebutkan, tetapi adalah golongan oposisi dan elemen perusuh ekstrem Hong Kong yang mencoba menggunakan kekerasan dan cara ilegal lainnya untuk menggulingkan pemerintah sah Daerah Administrasi Khusus.

Xie Feng dalam pidatonya menunjukkan, kedaulatan, sama derajat dan tidak mencampuri urusan politik dalam negeri adalah prinsip dasar hukum internasional modern dan kriteria dasar hubungan internasional. Belakangan ini, negara tertentu dan petugas konsulernya untuk Hong Kong telah mencampuri urusan Hong Kong, dan tindakan campur tangan urusan dalam negeri Tiongkok ini telah serius melanggar hukum internasional. Tindakan negara tertentu yang mencampuri urusan Hong Kong dengan alasan 'Deklarasi Bersama Tiongkok-Inggris'adalah sepenuhnya salah. Kebijakan pedoman dasar dan penjelasan konkret pada Hong Kong dalam Deklarasi tersebut ialah pengumuman kebijakan Tiongkok secara sepihak, dan ini sepenuhnya merupakan urusan dalam negeri Tiongkok, bukan isi persetujuan dua pihak. Negara dan organisasi lain tak berhak mencampuri urusan Hong Kong dengan alasan Deklarasi tersebut.

Xie Feng menyatakan, Hong Kong kini tengah menghadapi situasi paling bahaya dan serius sejak kembali ke tanah air pada 22 tahun yang lalu, dan tugas urgen sekarang ialah menghentikan kerusuhan dan memulihkan tata tertib. Pemerintah pusat dengan tegas mendukung Kepala Eksekutif Daerah Administrasi Khusus Hong Kong Carrie Lam Cheng Yuet-ngor untuk melaksanakan kebijakan politik pemerintah daerah administrasi khusus, dengan teguh mendukung polisi Hong Kong dan lembaga kehakiman dalam melaksanakan hukum secara tegas, mengetatkan keadilan, dengan tegas mendukung mayoritas warga Hong Kong anti kekerasan, melindungi hukum dan mendukung tindakan keadilan polisi. Tindakan kekerasan apapun yang menginjak hukum Hong Kong, merusak kemakmuran dan kestabilan Hong Kong, serta menyerang 'Satu Negara Dua Sistem', pasti akan dihukum dengan serius.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok