Kemenlu Sekali Lagi Desak AS Hentikan Intervensi terhadap Urusan HK

2019-08-06 10:55:04

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Hua Chunying dalam jumpa pers hari Senin kemarin (5/8) sekali lagi mendesak AS menghentikan campur tangan terhadap urusan Hong Kong, dan menegaskan siapa pun jangan meremehkan kebulatan hati Tiongkok untuk melaksanakan prinsip “satu negara dua sistem” dan menjaga kemakmuran serta kestabilan Hong Kong.

Pada 2 Agustus lalu, sejumlah politisi AS mengirim surat kepada Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo dan Menteri Perdagangan Wilbur Ross, mengimbau agar pemerintah AS tidak memberikan bantuan kepada kegiatan yang “menindas” “unjuk rasa damai” di Hong Kong, dan menentang mengidentifikasi demonstrasi di Hong Kong sebagai “kerusuhan”.

Menanggapi hal itu, Hua Chunying menyatakan, perkataan tersebut memutarbalikkan fakta dan bermaksud sangat jahat. Untuk itu, Tiongkok menyatakan tentangan tegas. Kaum elemen kekerasan yang radikal melakukan sabotase dengan tongkat besi dan menyerbu gedung legislasi dan gedung kantor hubungan pemerintah pusat di Hong Kong, secara membabi-buta merusak fasilitas publik, menghalangi lalu lintas umum, dan secara ilegal menyimpan barang bahaya dan senjata, bahkan menyerang polisi, menodai lambang negara dan bendera nasional. Tindakan tersebut sudah dengan serius melanggar garis batas etika moral sosial, menyimpang dari demonstrasi damai, dengan serius mengancam keselamatan jiwa warga Hong Kong, dan dengan serius menyentuh garis batas prinsip “satu negara dua sistem”, maka pasti akan dikutuk siapa pun yang berhati nurani.

Hua Chunying mengatakan, AS melemparkan tuduhan terhadap polisi Hong Kong yang melakukan tugasnya secara profesional dan beradab tanpa mengindahkan penyalahgunaan kekuasaan dan kekerasan dalam penegakan hukum oleh polisi AS di dalam negerinya. Tingkah laku AS tersebut hanya akan membuat dunia lebih jelas menyadari sikap angkuh dan berprasangkanya. Tiongkok sekali lagi mendesak AS menghentikan sikapnya yang memihak kepada para perusuh, dan menghentikan intervensinya terhadap urusan Hong Kong. Siapa pun tidak boleh meremehkan kebulatan hati pemerintah Tiongkok untuk melaksanakan prinsip “satu negara dua sistem” serta tekadnya untuk menjaga kemakmuran dan kestabilan Hong Kong.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok