Perdagangan Luar Negeri Tiongkok Berkembang dengan Stabil

2019-07-13 15:22:39

Menurut data ekspor-impor perdagnagan luar negeri yang diumumkan Kantor Pabean Tiongkok hari Jumat kemarin (12/7), pada paro pertama tahun ini nilai total ekspor-impor perdagangan luar negeri Tiongkok tercatat 14,67 triliun yuan RMB atau naik 3,9 persen dibandingkan masa sama tahun lalu. Perdagangan luar negeri Tiongkok sangat bersifat fleksibel dan belum berubah kecenderungan perkembangan stabil ekonomi Tiongkok dalam jangka panjang.

Dilihat secara kongkret, ekspor-impor perdagangan luar negeri Tiongkok Tiongkok pada paro pertama tahun ini menunjukkan ciri khas stabil pada pokoknya, maju dalam mantap dan berkembangsecara bermutu dan bertata tertib, dan terutama termanifestasi pada tiga aspek sebagai berikut:

Pertama, pertumbuhan perdagangan luar negeri menjadi lebih kuat. Pada paro pertama tahun ini, ekspor-impor perdagangan biasa yang lebih panjang rantai industry dan lebih tinggi nilai tambahan naik 5,5 persen yang merupakan sekitar 60 persen nilai total ekspor-impor Tiongkok; ekspor-impor perusahaan swasta naik 11 persen dan menjadi kekuatan utama yang mendongkrak pertumbuhan perdagangan luar negeri Tiongkok; laju pertumbuhan ekspor-impor Tiongkok bagian tengah dan barat lebih tinggi daripada laju pertumbuhan keseluruhan ekspor-impor seluruh negeri, dan konfigurasi perkembangan perdagangan luar negeri kawasan lebih dioptimalisasi.

Kedua, mitra dagang menjadi lebih majemuk. Meski ekspor-impor Tiongkok terhadap AS menurun 9 persen dibandingkan masa sama tahun lalu, namun ekspor-impor dengan mitra dagang utama lainnya seperti Uni Eropa, ASEAN dan Jepang masing-masing naik 11,2 persen, 10,5 persen dan 1,7 persen. Khususnya, ekspor-impor dengan negara-negara sepanjang Sabuk dan Jalan naik 9,7 persen, lebih tinggi 5,8 poin daripada laju pertumbuhan keseluruhan perdagangan luar negeri, dan perbandingannya dalam nilai total perdagangan luar negeri naik sampai 28,9 persen. Selain itu, laju pertumbuhan perdagangan Tiongkok dengan Amerika Latin dan Afrika sebagai pasar emerging masing-masing 7,4 persen dan 9 persen.

Ketiga, komposisi produk ekspor lebih dioptimalisasi. Pada paro pertama tahun ini, ekspor produk permesinan dan produk yang padat tenaga kerja Tiongkok bertumbuh bersama. Ini menunjukkan baha produk ekspor Tiongkok kini memiliki daya saing yang baru.

Yang patut dicatat, pada paro pertama tahun ini, di latar belakang AS secara sepihak menimbulkan pergesekan ekonomi dan perdagangan antara Tiongkok dan AS, ekspor Tiongkok terhadap AS menurun 2,6 persen dibandingkan masa sama tahun lalu dan impor Tiongkok dari AS juga menurun 25,7 persen. Perbedaan sangat besar ekspor dan impor itu menunjukkan bahwa komoditi ekspor AS terhadap Tiongkok lebih bersifat alternatif.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok