Tiongkok: Inggris Bermimpi Sebagai Penjaga Hong Kong

2019-07-04 11:35:19

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Geng Shuang Rabu kemarin (3/7) menekankan, sejak pulihnya kedaulatan Hong Kong pada tanggal 1 Juli 1997, pemerintah Tiongkok selalu menjalankan pemerintahan di Hong Kong berdasarkan Undang-undang Dasar dan Undang-undang Pokok Hong Kong. Sejak itulah Inggris sudah tidak memiliki kedaulatan, hak pemerintahan dan hak pengawasan terhadap Hong Kong, bahkan “kewajiban” terhadap Hong Kong. Akan tetapi, Inggris tetap menganggap dirinya sebagai “penjaga” Hong Kong, hal itu adalah keinginan sepihak dan impian mereka saja.

Hal itu dinyatakan jubir Tiongkok di depan jumpa pers Rabu kemarin (3/7) di Beijing.

Selama beberapa hari ini, Menteri Luar Negeri Inggris Jeremy Hunt beberapa kali meluncurkan perkataan terkait urusan Hong Kong. Dalam wawancara hari Selasa kemarin (2/7), dia menyebut bahwa Pernyataan Bersama Tiongkok-Inggris masih memiliki daya pengikat hukum dan harus terus dijalankan, jika tidak akan mendatangkan risiko yang serius. Dia menyatakan pula bahwa Inggris mendukung warga Hong Kong untuk menjaga kebebasan yang ditinggalkan Inggris, dan berharap semua negara dapat menjalankan kewajiban internasional. Pemerintah daerah khusus Hong Kong tidak boleh menindas warga Hong Kong dengan alasan sabotase dalam unjuk rasa.


Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok