Menlu Tiongkok Bicara Tentang Kunjungan Presiden Tiongkok Xi Jinping di Kirgizstan, Kazakhstan dan Hadir KTT Bishkek SCO serta KTT Dushanbe CICA

2019-06-16 16:02:49

XINHUA: Pada 12 hingga 16 Juni, Presiden Tiongkok Xi Jinping mengadakan kunjungan kenegaraan di Kirgizstan dan Kazakhstan, dan menghadiri Pertemuan ke-19 Dewan Pemimpin Anggota SCO di Bishkek, dan KTT Ke-5 CICA di Dushanbe. Anggota Dewan Negara yang juga Menteri Luar Negeri Wang Yi memperkenalkan keadaan kunjungan tersebut kepada wartawan pada saat mengakhiri kunjungan kali ini.

Wang Yi mengatakan, selama kunjungan kali ini, Presiden Xi Jinping totalnya menghadiri 30 kali lebih kegiatan bilateral atau multilateral, memperkukuh persahabatan dan saling percaya, menambah kesepahaman dan pengertian, serta mencapai hasil yang bernas.

Pertama, Memperdalam persahabatan tradisional dan menambah kerja sama rukun tetangga.

Xi Jinping dalam pidatonya di depan pertemuan menekankan harus menggali kecerdasan dari Semangat Shanghai, memperoleh kekuatan dari persatuan dan kerja sama, dan menjadikan SCO sebagai teladan bersatu kompak, saling percaya, bertanggung-jawab bersama atas keamanan, saling menguntungkan, inklusif dan saling belajar, dan dengan bergandengan tangan membentuk komunitas senasib SCO yang lebih erat.

Kedua, membangun bersama inisiatif 'Sabuk dan Jalan', meningkatkan kualitas kerja sama.

Presiden Tiongkok Xi Jinping kemarin (15/6) menyampaikan pidato penting di depan Pertemuan Puncak ke-5 Konferensi Langkah Interaksi dan Saling Percaya Asia (CICA), yang digelar di Dushanbe, ibukota Tajikistan, dia memaparkan pendirian dan pendapat Tiongkok kepada negara-negara Asia untuk bersama-sama menghadapi tantangan, membentuk komunitas senasib Asia dan bersama-sama melangkah ke masa depan yang lebih indah. Pidato itu ditanggapi ramai dan positif oleh para pemimpin peserta dan wakil-wakil dari berbagai kalangan.

Ketiga, Propaganda Semangat Shanghai, CIptakan TEladan Kerja Sama

Dalam pidatonya, Presiden Xi Jinping menganjurkan visi indah atas perkembangan Asia, yakni harus membentuk satu Asia yang penuh dengan saling menghormati, saling percaya, aman dan stabil, berkembang dan makmur, terbuka dan inklusif, kerja sama dan inovasi. Presiden Xi menekankan, tercapainya visi tersebut membutuhkan upaya bersama semua pihak, mencurahkan tenaga untuk menangani baik masalah “defisit” di bidang kepercayaan, perdamaian, pembangunan dan pengelolaan.

Keempat, Memimpin kerja sama CICA dan Ciptakan bersama masa depan Asia.

Kelima, memaparkan pendirian prinsipal dan menyebar ide diplomatik.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok