Prakarsai Tiongkok Pelopori Pembangunan Baru Kawasan Eurasia

2019-06-11 11:31:43

Setelah berkunjung ke Rusia, Presiden Tiongkok Xi Jinping akan melajutkan kunjungannya ke Asia Timur, di antaranya KTT SCO dan KTT CICA merupakan agenda penting. Anjuran apa saja yang akan dilontarkan Presiden Xi di depan kedua platform multilateral telah menaruh perhatian masyarakat internasional. Berikutnya kita mengenang kembali prakarsa penting yang telah diajukan oleh pemimpin tertinggi Tiongkok sebelumnya.

2013: Memprakarsai Kerja Sama dan Mandiri

Tahun 2013, Presiden Xi Jinping untuk pertama kali tampil di depan KTT SCO. Pemimpin tertinggi Tiongkok sempat melontarkan sejumlah prakarsa kerja sama, antara lain pembentukan SCO Development Bank dan klub energi, membahas persetujuan kemudahan perdagangan dan investasi. Beliau menghimbau berbagai pihak untuk mengembangkan “semangat Shanghai” dalam mendorong pembangunan bersama.

2014: Menghimbau peningkatan kesedaran akan komunitas senasib dan komunitas kepentingan

Tahun 2014 tepat pada era kunci perkembangan Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO). Xi Jinping menganjurkan berbagai pihak untuk meningkatkan kesadaran atas komunitas senasib dan komunitas kepentingan, mendorong perkembangan SCO ke arah yang mekanisme semakin sempurna, kerja sama semakin meningkat, koordinasi semakin lancar dan keterbukaan semakin luas.

2015: Memasyarakatkan Semangat Shanghai

“Semangat Shanghai” yang saling percaya, saling menguntungkan, kesetaraan, konsultasi dan menghormati keragaman peradaban serta mengupayakan perkembangan bersama adalah pedoman penting bagi perkembangan SCO. Xi Jinping mengajukan bahwa di bawah dorongan “semangat Shanghai”, para anggota SCO perlu berpegang teguh pada patokan hubungan internasional, memelihara keadilan dan kesetaraan internasional, memprakarsai multilateralisme dan keterbukaan, saling menghormati kepentingan pihak lainnya, tidak mengintervensi urusan dalam negeri negara lain, menyelesaikan perselisihan secara damai, dan mendorong kemakmuran dengan ide menang bersama.

2016: Ikuti irama zaman dan taktik kerja sama

Xi Jinping di depan KTT SCO tahun 2016 menunjukkan bahwa memperdalam kerja sama SCO seharusnya mengikuti arus zaman-kawasan ini menghadapi sejumlah tantangan terpadu, diperlukan penanganan koordinasi berbagai negara. Berbagai anggota seharusnya menaati asas tujuan dan prinsip SCO, menuju arah perkembangan yang tepat.

2017: Keterbukaan dan Inklusif

SCO menerima India dan Pakistan sebagai negara anggota SCO pada 2017. Xi Jinping menekankan di depan KTT 2017 bahwa perkembangan SCO semestinya berpegang pada keterbukaan dan inklusif:

Tiongkok mendukung SCO untuk mengadakan kerja sama dalam multi-bentuk dan bidang luas dengan negara-negara peninjau, mitra dialog serta negara-negara lain, menyetujui SCO untuk terus memperluas pertukaran dan kerja sama dengan organisasi internasional atau regional, termasuk PBB, berupaya bersama untuk mendorong perdamaian kekal dan kemakmuran bersama seluruh dunia.

2018: Pembentukan komunitas senasib SCO

Pada tahun 2018, KTT SCO yang pertama setelah penggabungan sejumlah anggota digelar di Qingdao. “Ide bersama untuk pembentukan komunitas senasib manusia” dicantumkan dalam Deklarasi Qingdao, dan menjadi kesepahaman politik dan target pekerjaan yang paling penting bagi 8 negara anggota SCO.

CICA: Memprakarsai pandangan keamanan Asia dan pembentukan komunitas senasib Asia

Pada tahun 2014, Tiongkok menjadi negara ketua Konferensi Interaksi dan Langkah-langkah pembangunan Kepercayaan Asia (CICA). Di depan KTT CICA yang diselenggarakan di Shanghai, Xi Jinping untuk pertama kali memprakarsai bahwa berbagai negara Asia perlu menegakkan pandangan keamanan Asia yang bersama, terpadu, kerja sama dan berkelanjutan.


Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok