Wawancara Eksklusif Presiden Xi Jinping dengan Media Utama Rusia

2019-06-05 15:30:23

Presiden Tiongkok Xi Jinping pada hari Selasa kemarin (4/6) sempat diwawancarai bersama dua media utama Rusia yakni Kantor Berita Tass dan Harian Russian Gazeta menjelang kunjungan kenegaraan ke Rusia sebelum menghadiri Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg ke-23.

Xi Jinping menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang hubungan Tiongkok-Rusia, pembangunan bersama Sabuk Jalan, dan prospek ekonomi Tiongkok. Ia mengatakan, dirinya dan Presiden Rusia Vladimir Putin akan merancang bersama hubungan bilateral pada masa depan, guna mendorong hubungan kemitraan Tiongkok-Rusia yang komprehensif dan kolaborasi strategis ke era baru.

Xi Jinping menunjukkan, kemitraan Tiongkok-Rusia yang komprehensif dan kolaborasi strategis kini berada pada periode terbaik sepanjang sejarah. Bertolak dari titik sejarah yang baru, Tiongkok dan Rusia hendaknya saling memberikan dukungan yang kuat bagi satu sama lain, mempererat kerja sama, melakukan integrasi secara mendalam, terus melakukan inovasi dan memperluas bidang-bidang kerja sama yang baru, berani memikul kewajibannya, berusaha mewujudkan target menguntungkan semua pihak dan menang bersama, dalam rangka memainkan peranan yang semakin besar dalam urusan internasional.

Xi Jinping menandaskan, kerja sama ekonomi dan dagang merupakan jaminan kuat bagi pembangunan dan revitalisasi bersama Tiongkok dan Rusia. Di tengah melesunya perdagangan dan investasi serta meningkatnya proteksionisme dewasa ini, Tiongkok dan Rusia telah mencapai hasil signifikan di bidang kerja sama ekonomi dan perdagangan. Kedua pihak hendaknya terus memperluas bidang kerja sama, memperluas investasi dan akses pasar antara satu sama lain, dan berusaha meningkatkan level fasilitasi perdagangan dan investasi. Kedua pihak perlunya secara besar-besaran meningkatkan kerja sama terkait perdagangan produk pertanian, e-bisnis dan perdagangan jasa, dalam rangka memberikan sumbangan yang lebih besar bagi kebangkitan kedua negara serta kemakmuran dan kestabilan kawasan ini. Tiongkok mendukung perusahaan Tiongkok berpartisipasi dalam proyek pembangunan jalur pelayaran di Kutub Utara.

Menjawab pertanyaan tentang perekonomian Tiongkok, Xi Jinping menyatakan, tren membaik secara stabil dan tren membaik dalam jangka panjang merupakan kecenderungan umum perekonomian Tiongkok yang tidak berubah, dan juga tidak akan berubah pada masa mendatang. Menilik ke masa depan, ekonomi Tiongkok berpotensi terus berkembang secara stabil, sehat dan kontinu dengan adanya syarat-syarat kondusif dan memadai, antara lain, sumber daya yang melimpah, daya penggerak intern, daya hidup produksi serta kemampuan regulasi makro. Dengan adanya pimpinan kuat Partai Komunis Tiongkok serta semangat bangsa yang bersatu padu, Tiongkok, yang dibekali pengalaman regulasi makro, sama sekali memiliki kemampuan dan keyakinan untuk menghadapi segala risiko dan tantangan sekaligus.

Menjawab pertanyaan tentang kerja sama Tiongkok dan Rusia dalam kerangka BRICS dan SCO, Xi Jinping menunjukkan, dunia saat ini menghadapi situasi kompleks yang tiada taranya dalam seratus tahun ini. Berbagai pihak hendaknya memperdalam hubungan kemitraan strategis BRICS, memelihara kepentingan dan ruang perkembangan bersama antar negara-negara New Emerging Market dan negara-negara berkembang untuk mewujudkan perkembangan dan kemajuan bersama. Tiongkok menantikan peningkatan kerja sama dengan Rusia. Ia menyatakan, dalm kerangka SCO, Tiongkok dan Rusia dan selalu menitikberatkan Semangat Shanghai, selalu mengusahakan keamanan dan kepentingan bersama negara-negara anggota, dan selalu berusaha meningkatkan pengaruh SCO di panggung internasional. Dalam pertemuan puncak di Qingdao tahun lalu, berbagai pihak peserta telah menghasilkan cetak biru SCO di periode sejarah yang baru. Pertemuan puncak di Bishkek tahun ini akan menjadi titik tolak yang baru bagi perkembangan SCO. Tiongkok akan berupaya bersama semua negara anggota lainnya untuk mendorong SCO mencapai perkembangan yang lebih besar, dalam rangka memberikan lebih banyak tenaga positif demi kestabilan situasi internasional dan pembentukan komunitas senasib sepenanggungan umat manusia.

Kepada media-media Rusia, Xi Jinping menyatakan menyayangi persahabatan mendalamnya dengan Putin, dan bersedia terus memelihara kontak erat untuk bersama-sama memimpin hubungan kedua negara berkembang ke level yang lebih tinggi.


Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok