Hancurkan“Tirai Besi” AS dengan Semangat “Long March”

2019-05-27 16:08:18

Presiden Tiongkok Xi Jinping baru-baru ini mengadakan inspeksi di Provinsi Jiangxi dan menaruh rangkaian bunga pada sebuah tugu peringatan Long March yang dimulai oleh Tentara Merah Buruh dan Tani Tiongkok pada bulan Oktober 1934. Ia menekankan bahwa Semangat Long March harus dikembangkan selama-lamanya.

Kegiatan tersebut mengundang perhatian dunia luar dan dianggap sebagai kegiatan untuk menghadapi Tirai Besi AS di bidang perdagangan, teknologi, militer, pertukaran sosbud dan bidang-bidang lainnya. Tiongkok telah bertekad untuk menghancurkan Tirai Besi tersebut dengan Semangat Long March demi terus menciptakan masa depan baru pembangunan negara.

Blokade AS terhadap Tiongkok kini telah memasuki sebuah tahap yang baru. AS terus mengintensifkan penekanan terhadap perusahaan iptek unggulan Tiongkok, sekaligus menarik dan memaksa sekutunya untuk berpihak dan mencoba mencegah keseluruhan perkembangan iptek Tiongkok. Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo pada hari Kamis lalu menyatakan, dirinya tengah mengadakan pertemuan dengan pemimpin berbagai negara dan akan menjelaskan risiko keamanan yang didatangkan oleh perusahaan Huawei Tiongkok. Menurut  Institut Penelitian Informasi Industri Permesinan Tiongkok, terhitung hingga tanggal 17 Mei ini, jumlah perusahaan Tiongkok yang dicantumkan pihak AS ke dalam daftar entitas pengontrolan ekspor, dengan alasan mengancam keamanan negara dan kebijakan diplomatik AS adalah lebih dari 260 buah, yang merupakan 21,9 persen dari jumlah totalnya, menyusul Rusia.

Metode ala Shock dengan pembatasan ekspor dan pengenaan sanksi terhadap perusahaan negeri asing yang berhubungan dengan perusahaan Tiongkok bertujuan untuk memberikan tekanan maksimum dalam keadaan belum tercapainya hasil dalam negosiasi perdagangan AS-Tiongkok. Namun sangat jelas bahwa pihak AS telah menganggap dirinya yang paling hebat dan juga telah memandang rendah kekuatan lunak warga Tiongkok di bidang inovasi iptek, yaitu selalu menyemangati diri dengan Semangat Long March.

Long March adalah sebuah ekspedisi besar yang memiliki cita-cita dan keyakinan, juga merupakan sebuah ekspedisi yang menguji kebenaran, sebuah ekspedisi yang membangkitkan masyarakat, dan sebuah ekspedisi yang menciptakan situasi baru. Menghadapi “tirai besi” AS yang memblokade Tiongkok, pemimpin dan rakyat Tiongkok dipandang sebagai sebuah rintangan dalam jalan kebangkitan bangsa. Dengan keberanian dan ketetapan hati, berangkat kembali dan terus berupaya mengatasi berbagai tekanan eksternal dengan Semangat Long March. Di samping itu, Tiongkok juga menyatakan akan terus mendukung perusahaan iptek Tiongkok termasuk Huawei untuk memperdalam kerja sama dengan luar negeri. Hak dan kepentingan seluruh perusahaan modal asing di Tiongkok termasuk perusahaan modal AS di Tiongkok akan mendapat perlindungan dari pemerintah Tiongkok.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok