Ketua CCPIT: Tindakan AS Serius Langgar Peraturan Perdagangan Multilateral

2019-05-27 09:59:15

Belum lama yang lalu, AS menerapkan tarif tambahan sebesar 25 persen terhadap komoditas impor asal Tiongkok senilai 200 miliar dolar AS, bahkan secara terang-terangan menggencet perusahaan Tiongkok dengan menggunakan kekuatan negara. Ketua Dewan Tiongkok untuk Mempromosi Perdagangan Internasional (CCPIT), Gao Yan baru-baru ini menerima wawancara wartawan tentang dampak negatif sengketa perdagangan Tiongkok-AS terhadap ekonomi kedua negara dan ekonomi dunia.

Gao Yan menunjukkan, tindakan bullying ekonomi AS dengan serius menghalangi negosiasi ekonomi dan perdagangan Tiongkok-AS, secara serius melanggar peraturan perdagangan multilateral, secara serius mengancam rantai suplai industri global, bertentangan dengan prinsip persaingan pasar dan etika moral bisnis, dan juga bertentangan dengan arus globalisasi ekonomi. AS menerapkan tarif tambahan dengan alasan ketidakseimbangan perdagangan AS-Tiongkok. Hasil penelitian menunjukkan, metode penghitungan yang diterapkan AS adalah berat sepihak, karena mengabaikan dampak jasa dan layanan serta investasi lintas wilayah terhadap perdagangan. Oleh karena itu, ketidakseimbangan perdagangan yang permasalahkan AS sebenarnya tidak terjadi.

Gao Yan menyatakan, setelah pemerintah AS melakukan penggencetan tak beralasan terhadap Huawei Tiongkok, harga saham perusahaan semikonduktor AS terus anjlok. Ini menunjukkan bahwa dalam perang dagang tiada pihak mana yang menang. Tindakan AS itu tidak hanya akan membawa dampak negatif terhadap perusahaan Tiongkok, tapi juga akan berperan bumerang sehingga akan sangat mempengaruhi para konsumen AS dan perekonomian dunia. Organisasi OECD dalam sebuah laporannya mengatakan, meruncingnya sengketa perdagangan Tiongkok-AS akan mengakibatkan penurunan PDB global sebesar 0,7 persen pada 2021 hingga 2022, atau setara 600 miliar dolar AS. Kerja sama adalah pilihan terbaiknya, sekaligus satu-satunya pilihan tepat bagi penyelesaian masalah. Hubungan ekonomi dan perdagangan serta hubungan Tiongkok-AS baru akan berkembang secara sehat dan stabil hanya apabila kedua belah pihak bertindak menurut prinsip dan arah yang sudah disepakati dan bersikap saling menghormati dan pragmatis.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok