Wang Yi Bicarakan Hasil BRF Ke-2

2019-04-29 11:20:43

XINHUA: Forum Tingkat Tinggi Kerja Sama Internasional “Sabuk dan Jalan” (BRF) Ke-2 digelar di Beijing pada 25-27 April yang lalu. Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi membicarakan hasil yang dicapai BRF ketika menerima wawancara media kemarin (28/4).

Wang Yi menyatakan, BRF ke-2 yang berlangsung selama 3 hari mengusung tema “Bangun Bersama Sabuk dan Jalan, Ciptakan Hari Depan Indah”. Berbagai konferensi tingkat tinggi antara lain KTT Meja Bundar, 12 sub forum dan konferensi pengusaha telah digelar selama berlangsungnya BRF ke-2. KTT Meja Bundar dihadiri oleh 40 pemimpin antara lain kepala negara dan pemerintah dari 38 negara termasuk Tiongkok, Sekjen PBB dan Presiden IMF. Sejumlah 6.000 tamu agung yang berasal dari 150 negara dan 92 organisasi internasional telah menghadiri forum.

BRF ke-2 merupakan kegiatan diplomasi Tiongkok paling penting pada tahun 2019. Presiden Tiongkok, Xi Jinping telah memperkenalkan hasil forum dari sudut pandangan pemimpin di depan jumpa pers BRF. Wang Yi berpendapat, BRF mencapai 6 hasil dari 3 aspek yaitu pidato Presiden Xi, Komunike Bersama KTT Meja Bundar, dan daftar hasil.

Pertama: menetapkan target pembangunan “sabuk dan jalan”, menunjukkan arah kerja sama. Kedua, membina kemitraan interkonektivitas global, mendorong perkembangan interaktif. Ketiga, mencapai sejumlah hasil yang mencerminkan saling menguntungkan dan menang bersama. Keempat, membentuk platform baru sinergi lokal dengan kalangan industri, memperluas peluang kerja sama. Kelima, menyempurnakan struktur kerja sama “sabuk dan jalan”, membentuk sistem dukungan. Keenam, memainkan peranan bimbingan dalam diplomasi kepala negara, memperdalam hubungan bilateral.

Berbicara tentang arti penting BRF ke-2, Wang Yi menyatakan, sebagai platform internasional tingkat paling tinggi di bawah kerangka “sabuk dan jalan”, BRF berusaha mencapai konsensus dalam pembangunan bersama “sabuk dan jalan”, merancang gambar biru kerja sama. Arti BRF dicerminkan dalam 3 bidang sebagai berikut:

Pertama, mengutamakan pembentukan ekonomi dunia tipe terbuka. Kedua, membuka tahap baru pembangunan “sabuk dan jalan”. Ketiga, meningkatkan interaksi Tiongkok dengan dunia luar untuk membantu reformasi Tiongkok berkembang maju.

BRF telah mengundang perhatian dunia , arah perkembangan BRF juga menjadi fokus media seluruh dunia. Wang Yi menyatakan, pembangunan “sabuk dan jalan” kini berada pada titik permulaan yang baru. Selanjutnya, berdasarkan gambar biru yang dilukiskan oleh Presiden Xi dengan pemimpin berbagai negara di depan BRF, berbagai pihak akan bergandengan tangan, melaksanakan berbagai tugas secara terinci dari keenam bidang, mendorong pembangunan “sabuk dan jalan” berkembang menuju kualitas tinggi.

Berdiri di atas titik permulaan yang baru, Tiongkok akan berpegang pada arah perkembangan pembangunan bersama, berpegang pada gagasan kepentingan rakyat, aktif membangun kemitraan interkonektivitas global, melakukan sinergi dengan standar internasional yang diterima secara umum, membentuk struktur kerja sama dalam multi lapisan, berupaya mencapai keberhasilan dalam kerja sama pragmatis.


Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok