Li Keqiang Memimpin Pertemuan Pemimpin Tiongkok dan UE Ke-21

2019-04-10 10:52:48

Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang dan Ketua Dewan Eropa Donald Tusk dan Ketua Komisi Eropa Jean Claude Juncker bersama-sama memimpin pertemuan pemimpin Tiongkok dan Uni Eropa (UE) ke-21.

Kedua pihak menilai positif kemajuan hubungan antara Tiongkok dan Eropa di berbagai bidang, dan berpendapat, Tiongkok dan UE mempunyai kepentingan sama yangluas di bidang kerja sama yang saling menguntungkan, mempunyai pendirian sama  di bidang memelihara multilateralisme dan ekonomi dunia yang terbuka, menentang proteksionisme dan unilateralisme, mempunyai sasaran sama di bidang menyempurnakan pengelolaan dunia,memelihara perdamaian dan kestabilan dunia. Sebagai kekuatan penstabil dan komunitas ekonomi yang penting di dunia, sangat pentinglah diadakan komunikasi dan kerja sama yang strategis antara Tiongkok dan UE. Tiongkok dan UE hendaknya memanfaatkan arus kerja sama ini, dengan dialog dan konsultasi secara baik menyelesaikan perselisihan, mendorong agar hubungan Tiongkok dan UE berkembang secara sehat dalam jangka panjang. Hal ini sesuai dengan kepentingan pokok dalam jangka panjang kedua pihak, juga akan memberi pengaruh penting dan positif kepada dunia.

Kedua pihak menegaskan kembali upayanya untuk memperdalam hubungan mitra yang damai, tumbuh, reformasi dan beradab antara Tiongkok dan UE, mendorong penyusunan acara kerja sama yang baru pasca 2020. Kedua pihak berkomitmen mendukung multilateralimse,menghormati undang-undang internasional dan norma pokok dalam hubungan internasional yang merupakan PBB sebagai intinya, dengan tegas mendukung sistem perdagangan multilateralisme yang merupakan peraturan sebagai dasarnya dan merupakan Organisasi Perdagangan Dunia WTO sebagai intinya, akan meningkatkan dialog dan kerja sama mengenai masalah reformasi WTO.

Kedua pihak berkomitmen memberi izin pasar yang lebih luas, lebih mudah dan non diskriminasi satu sama lain, mendorong agar perundingan persetujuan investasi Tiongkok dan UE mencapai kemajuan yang menentukan sebagai keperluan agar menyelesaikan perundingan pada 2019, dan mencapai persetujuan dengan level tinggi pada 2020.

Kedua pihak bersepakat terus mendorong sinergi strategis antara inisiatif Sabuk dan Jalan dan interkoneksi Eropa dan Asia UE, meningkatkan kerja sama dalam kerangka platform interkoneksi Tiongkok dan Eropa untuk meningkatkan keberlanjutan dan kompatiblitas. Kedua pihak akan meningkatkan kerja sama di bidang perubahan iklim, dan energi bersih untuk melaksanakan persetujuan Paris. Kedua pihak mendukung menyelesaikan perselisihan dan bentrokan dengan dialog dan konsultasi secara damai agar mendorong perdamaian, kemakmuran dan perkembangan berkelanjutan dunia.

Li Keqiang mengatakan, tak lama yang berselang, Presiden Tiongkok Xi Jinping secara sukses mengunjungi tiga negara Eropa, memberi dinamis baru demi hubungan mitra strategis secara menyeluruh Tiongkok dan Eropa.

Donald Tusk dan Jean Claude Juncker mengatakan, dengan situasi internasional yang rumit dan berubah, Eropa bersedia meningkatkan hubungan dan kerja sama dengan Tiongkok. Eropa mengagumi serangkaian kesepahaman penting yang tercapai dalam pertemuan kali ini. Kedua pihak akan mengeluarkan pernyataan bersama, hal ini adalah hasil yang saling menguntungkan bagi kedua pihak, dan memperlihatkan kemajuan positif hubungan Tiongkok dan Eropa kepada dunia luar. Eropa bersedia bersama Tiongkok melaksanakan kesepahaman yang tercapai dalam pertemuan ini, mendorong agar hubungan Eropa dan Tiongkok mencapai hasil yang lebih banyak.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok