Tiongkok dan AS Wajib Pikul Tanggung Jawab Negara Besar

2019-04-04 11:28:15

Presiden Tiongkok Xi Jinping menggelar pertemuan dengan delegasi The Elders di Beijing pada hari Senin (1/4). Xi Jinping mengatakan, hubungan antar negara besar berkaitan erat dengan kestabilan strategis global. Setiap negara besar wajib memikul tanggung jawab istimewa. Hubungan Tiongkok-AS merupakan salah satu hubungan bilateral yang terpenting di dunia. Ia berharap AS berupaya bersama dengan Tiongkok untuk mengembangkan hubungan bilateral yang koordinatif, kooperatif, dan stabil.

Ini adalah argumentasi terbaru Presiden Xi tentang hubungan Tiongkok-AS yang dilatarbelakangi perubahan situasi yang tiada taranya dalam seratus tahun ini. Satu bulan yang lalu, yakni pada 15 Februari, Presiden Xi mengadakan pertemuan dengan Kepala Perwakilan Perdagangan AS Robert Lighthizer dan Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin di sela-sela perundingan senior perdagangan Tiongkok-AS putaran ke-6 di Beijing. Dalam pertemuan itu, Presiden Xi mengatakan, Tiongkok dan AS memiliki kepentingan bersama yang luas, sekaligus mengemban tanggung jawab yang penting dalam memelihara perdamaian dan kemakmuran dunia. Dipeliharanya hubungan Tiongkok-AS yang sehat dan stabil sesuai dengan kepentingan mendasar rakyat kedua negara, sekaligus harapan merata masyarakat internasional. Pada 1 Desember tahun lalu, Presiden Xi dan Presiden AS Donald Trump bertemu di Argentina. Dalam pertemuan tersebut, Presiden Xi menekankan bahwa Tiongkok dan AS mengemban tanggung jawab yang penting dalam memelihara perdamaian dan kemakmuran dunia, dan kerja sama adalah pilihan terbaik bagi Tiongkok dan AS.

Dilihat dari perkataan Presiden Xi tentang hubungan Tiongkok-AS dalam beberapa bulan terakhir, ternyata istilah “tanggung jawab” adalah salah satu kata yang paling banyak digunakannya. Hubungan bilateral Tiongkok-AS sudah jauh melampaui batas hubungan bilateral, dan sudah mempunyai daya pengaruh global yang signifikan.

Selama pertemuan antara Xi Jinping dan Donald Trump di Argentina pada tahun lalu, kedua pihak setuju bersama-sama mendorong hubungan bilateral yang koordinatif, kooperatif dan stabil.

Mengingat perbedaan sistem politik, kebudayaan dan tahap perkembangan, maka adalah normal jika terdapat perselisihan antara Tiongkok dan AS. Misalnya di bidang ekonomi dan perdagangan, antara Tiongkok dan AS sudah terbentuk hubungan saling menguntungkan dan menang bersama, di mana kepentingan bersama kedua negara saling berbaur dan keunggulannya saling melengkapi. Sementara itu, terdapat pula keprihatinan ekonomi dan perdagangan yang rumit dan kompleks antara kedua pihak. Akan tetapi, di dunia saat ini, di mana rantai nilai dan rantai industri saling meresap dan saling terikat, masalah-masalah yang muncul dalam bidang ekonomi dan perdagangan sama sekali tidak bisa dipecahkan hanya melalui penambahan tarif ekstra atau peningkatan pagar tarif. Tindakan semacam ini malah akan memperlambat pertumbuhan ekonomi kedua pihak yang terlibat, bahkan ekonomi global. Direktur Jenderal IMF, Christine Lagarde baru-baru ini memperingatkan bahwa iklim ekonomi global kini semakin “guncang', bahkan sudah kehilangan daya penggerak lebih lanjut. Menteri Perdagangan Malaysia, Darell Leiking mengimbau AS dan Tiongkok agar memperlihatkan “rasa tanggung jawab global” yang lebih besar.

Justru karena itulah, Presiden Xi berkali-kali menekankan bahwa kerja sama adalah pilihan terbaik bagi kedua pihak Tiongkok dan AS. Dipeliharanya hubungan Tiongkok-AS yang sehat dan stabil sesuai dengan kepentingan mendasar rakyat kedua negara, juga adalah harapan merata masyarakat internasional, sekaligus kewajiban kedua negara untuk menghadapi perubahan situasi drastis yang tiada taranya dalam seratus tahun ini.



Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok