Tiongkok dan AS Utamakan Titik Singgung Kepentingan Bersama

2019-03-30 14:37:31

Perundingan senior ekonomi dan perdagangan putaran ke-8 Tiongkok-AS berakhir di Beijing kemarin (29/3). Perundingan selama dua hari tersebut dipimpin bersama oleh Wakil Perdana Menteri Tiongkok Liu He serta Kepala Perwakilan Perdagangan AS Robert Lighthizer dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin. Kedua pihak membahas naskah dokumen dan telah mencapai kemajuan yang baru.

Dalam negosiasi putaran yang lalu, kedua pihak telah mencapai kemajuan hakiki mengenai peralihan teknologi, perlindungan HaKI, pagar non tarif, jasa dan layanan serta pertanian dan nilai tukar mata uang. Dalam perundingan putaran kali ini, kedua pihak melanjutkan pembahasannya tentang naskah dokumen, dan telah mencapai kemajuan yang baru. Ini menandai bahwa kedua pihak telah mengayunkan satu langkah lagi di atas dasar kesepahaman penting yang dicapai kedua kepala negara Tiongkok dan AS.

Menurut data yang diumumkan oleh Departemen Perdagangan AS pada 27 Maret lalu, ekspor AS pada Januari lalu tumbuh 0,9 persen untuk mencapai 207,3 miliar dolar AS, akan tetapi ekspornya ke Tiongkok menurun hingga 7,1 miliar dolar AS, yang merupakan titik terendah sejak 2010. Menurut statistik pihak Tiongkok, pada dua bulan yang lalu, ekspor dan impor Tiongkok dengan AS menurun 19,9 persen. Mengingat ketegangan perdagangan antara Tiongkok dan AS yang belum terindikasi mereda, maka Organisasi untuk Kerja Sama dan Pengembangan Ekonomi (OECD) baru-baru ini merevisi kembali prediksi pertumbuhan global dari 3,5 persen menjadi 3,3 persen.

Nyata sekali, pengenaan tarif tambahan telah menimbulkan kerugian yang semakin parah bagi kedua pihak Tiongkok dan AS, bahkan ekonomi global, sehingga pelaksanaan kesepahaman bersama kedua kepala negara Tiongkok dan AS menjadi semakin penting dan mendesak. Saat ini, negosiasi kedua pihak sudah memasuki tahap pembahasan naskah perjanjian, dan seiring dengan meningkatnya irama perundingan, pertarungan antara kedua pihak juga tampak semakin sengit.

Pada saat perundingan memasuki tahap krusial, kedua pihak diharapkan semakin mengutamakan titik singgung kepentingan bersama. AS terutama memprihatinkan perlindungan HaKI, akses pasar dan mekanisme pelaksanaan. Keprihatinan AS tersebut pasti dapat diatasi dalam proses keterbukaan Tiongkok asal bisa disesuaikan dengan arah reformasi dan keterbukaan yang dilaksanakan di Tiongkok. Dalam pertemuan tahunan Forum Asia Boao (BFA) di Hainan belum lama yang lalu, Tiongkok mengeluarkan serangkaian pesan atau informasi tentang keterbukaan yang lebih lebar. Tiongkok dan AS diharapkan terus mencari titik singgungnya, dan terus mendorong penyelesaian keprihatinan masing-masing pihak dalam bidang ekonomi dan perdagangan.

Pada pekan depan, perundingan putaran ke-9 Tiongkok-AS akan dibuka di Washington, AS. Kedua pihak diharapkan dengan keberanian, kecerdasan dan kepercayaan yang lebih besar untuk memaksimalkan kepentingan bersama, berupaya searah dalam pelaksanaan kesepahaman bersama kedua kepala negara Tiongkok dan AS.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok