Xi Jinping: Genggam Masa Depan dan Nasib Manusia di Tangan Sendiri

2019-03-27 12:51:02

Presiden Tiongkok Xi Jinping bersama dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron menghadiri upacara penutupan Forum Pemerintahan Global Tiongkok-Prancis di Paris pada hari Selasa kemarin (26/3). Kanselir Jerman Angela Merkel dan Ketua Komisi Uni Eropa Jean Juncker tampak hadir memenuhi undangan. Xi Jinping dalam pidatonya yang berjudul “Sumbangkan Kecerdasan dan Kekuatan demi Pembangunan Kampung Halaman Bumi yang Lebih Indah” itu menekankan, untuk menghadapi tantangan global yang serius, berbagai negara hendaknya bertindak aktif dan bukan hanya menjadi penonton, berupaya bersama untuk menggenggam masa depan dan nasib manusia di tangan sendiri.

Xi Jinping menunjukkan, Tiongkok dan Prancis sama-sama merupakan partisipan penting dalam pemerintahan global dan mempunyai kesepahaman politik yang luas serta dasar kerja sama yang kukuh dalam masalah-masalah penting seperti memelihara perdamaian, keamanan dan kestabilan dunia, memelihara multilateralisme dan perdagangan bebas, serta mendukung PBB dalam memainkan peranan positifnya.

Ia menyatakan, Tiongkok dan Prancis mempertahankan prinsip-prinsip saling menghormati dan saling percaya, saling memperlakukan sama derajat, terbuka dan inklusif, saling menguntungkan dan menang bersama, memelihara bersama patokan hubungan internasional, mendorong bersama penyempurnaan pemerintahan global, menjadi kekuatan penting dalam mempertahankan perdamaian dan kestabilan dunia, serta mendorong kemajuan peradaban manusia.

Xi Jinping menunjukkan, pertama, harus mempertahankan keadilan dan memecahkan masalah defisit pemerintahan. Hendaknya mempertahankan pandangan pemerintahan global, yaitu bermusyawarah bersama, membangun bersama dan berbagi bersama, serta bersama mendorong pembentukan komunitas nasib manusia. Kedua, harus mempertahankan saling berkonsultasi dan saling mengalah, serta memecahkan masalah defisit kepercayaan. Ketiga, mempertahankan senasib sepenanggungan dan memecahkan masalah defisit perdamaian. Keempat, mempertahankan saling menguntungkan dan menang bersama, serta memecahkan masalah defisit pembangunan. Membentuk pola pembangunan yang dinamis, terbuka dan saling menguntungkan serta pola pembangunan yang seimbang dan universal agar rakyat berbagai negara di dunia dapat berbagi bersama hasil pembangunan globalisasi ekonomi. Pihak Tiongkok menyambut berbagai negara termasuk Prancis untuk ikut serta aktif dalam pembangunan bersama Sabuk dan Jalan, serta mendorong bersama perundingan persetujuan investasi Tiongkok-Eropa.

Sebelum penutupan, Xi Jinping juga mengadakan pertemuan empat pihak dengan Macron, Merkel dan Juncker, serta mengadakan penjajakan mendalam mengenai multilateralisme dan kemitraan strategis Tiongkok-Uni Eropa, dan telah mencapai kesepahaman lebih lanjut.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok