Tiongkok-AS Capai Konsensu Soal Perdagangan, Cendekiawan Yakin Akan Untungkan Seluruh Dunia

2019-02-18 12:50:36

Tiongkok dan Amerika Serikat (AS) telah mengakhiri perundingan ekonomi dan perdagangan tingkat tinggi putaran ke-6 di Beijing pada hari Jumat pekan lalu (15/2). Kedua pihak telah mencapai konsensus penting, dan telah melakukan pembahasan mengenai nota kesepakatan atau MoU masalah ekonomi dan perdagangan bilateral. Sejumlah cendekiawan berpendapat bahwa apabila kedua pihak Tiongkok dan AS dapat mencapai perjanjian, maka seluruh dunia akan memperoleh manfaatnya.

Pada tanggal 14-15 bulan ini, Tiongkok dan AS melakukan pertemuan senior di Beijing mengenai isu-isu peralihan teknologi, perlindungan hak atas kekayaan intelektual (HaKI), pagar non tarif, jasa layanan, pertanian, keseimbangan perdagangan, mekanisme eksekutif yang menjadi perhatian bersama, serta masalah-masalah lain yang menjadi keprihatinan Tiongkok. Seusai pertemuan antara kedua kepala negara paa 1 Desember tahun lalu, khususnya sejak akhir Desember tahun lalu, kedua pihak melakukan pertemuan dengan frekuensi lebih tinggi. Mantan Direktur Jenderal Dana Moneter Internasional IMF, Zhu Min mengatakan, negosiasi antara Tiongkok dan AS merupakan permulaan yang baik.

Ia mengatakan, perundingan memang selalu dalam proses perundingan, dan perundingan itu adalah perihal yang baik. Kini AS semakin menyadari perlunya mengadakan negosiasi demi penyelesaian masalah, dan oleh karena itu, pertemuan kedua pihak semakin kerap dilakukan, dan pertemuan itu patut dipuji.

Tak pelak lagi, perundingan putaran di Beijing kali ini adalah salah satu dari sekian pertarungan antara kedua pihak selama satu tahun terakhir. Kedua pihak sama-sama berharap adanya terobosan. Diketahui, para perundingan dari kedua negara telah memperlihatkan kinerja yang rajin, fokus dan profesional dalam perundingan. Ketua Kamar Dagang AS (CCUS) , Timothy Stratford mengatakan:

“Tiongkok dan AS memiliki pengertian yang berbeda mengenai peraturan, sehingga terjadi sejumlah masalah yang perlu diatasi, atau setidaknya diberikan penjelasan yang tegas mengenai peraturan, termasuk dilakukan adaptasi setimpal. Jika kedua pihak berhasil mengatasi perselisihan sehingga dapat menghapuskan faktor-faktor yang mempengaruhi hubungan ekonomi dan dagang bilateral, maka seluruh perekonomian dunia akan mendapat manfaat daripadanya. Jika perjanjian serupa benar-benar tercapai, maka baik bursa saham maupun perusahaan akan bersyukur saat menetapkan strateginya.

Tiongkok dan AS memutuskan untuk melanjutkan negosiasi di Washington pada pekan depan.



Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok