Kisah Hidup Xi Jinping: Rakyat Adalah Yang Paling Dirindukan

2019-02-06 09:03:07

Setiap tibanya hari raya Tahun Baru Imlek, Sekjen Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok (PKT) Xi Jinping selalu mendatangi daerah miskin. Seperti dikatakan oleh beliau : “Menjelang Tahun Baru Imlek, orang yang paling saya rindukan adalah masyarakat berkehidupan miskin”. Apabila melihat jadwal inspeksi Sekjen Xi dalam negeri, jejaknya menjangkau semua daerah miskin di seluruh negeri. Sebagai pemimpin tertinggi, dia menginspeksi kehidupan riil masyarakat miskin, menguasai secara akurat sebab ketinggalan ekonomi daerah miskin, serta menetapkan arah dan target pekerjaan penanggulangan kemiskinan. Kali ini akan kami lanjutkan kisah hidup Xi Jinping: Rakyat adalah yang paling dirindukan.

Pada November 2013, Xi Jinping telah menginspeksi Desa Shibadong yang terletak di pegunungan Propinsi Hunan. Di rumah Shi Qiwen, penduduk paling miskin, Xi Jinping berongbrol dengan pasangan suami istri itu, untuk mengenal keadaan kehidupan mereka.

Xi Jinping bertanya: “Makanannya cukup tidak? Beras cukup untuk makan ya? ”

Shi Qiwen menjawab: “Cukup, ada gudang beras.”

Xi Jinping terus bertanya: “Ada uang sisa tidak? Pendapatannya bagaimana? Pernahkah menernakkan babi atau kambing”

Shi Qiwen menjawab: “Ya, ada dua ekor babi.”

Menurut standar kemiskinan pedesaan yang diumumkan oleh pemerintah Tiongkok yaitu pendapatan setiap orang pertahun sekitar 2.300 yuan, pendapatan murni perseorangan desa kecil ini pada tahun 2013 baru 1.700 yuan, belum sampai 1 per 5 pendapatan murni perseorangan di seluruh negeri. Di Desa Shibadong, Xi Jinping untuk pertama kali mengajukan ide “menanggulangi kemiskinan secara akurat”. Dia menuntut hendaknya mencari kebenaran dari kenyataan, bertindak berdasarkan keadaan setempat, serta memberikan bimbingan secara berbeda. Setelah dilancarkannya pekerjaan penanggulangan kemiskinan akurat, Desa Shibadong menetapkan 5 industri besar, yaitu ekonomi tenaga kerja, industri penanaman tumbuh-tumbuhan yang berciri khas, industri peternakan, pertenunan etnis Miao, industri jasa pariwisata, tidak hanya mewujudkan pengentasan kemiskinan desa ini pada tahun 2017, juga menyediakan pola pengentasan kemiskinan akurat yang dapat dicopi dan dipromosi kepada daerah sekitarnya.

Berdasarkan penelitian, jumlah penduduk yang terlibat dalam kehidupan miskin akibat penyakit atau kembali miskin akibat penyakit telah menduduki 40 persen jumlah penduduk miskin Tiongkok. Xi Jinping mengajukan, masyarakat kembali miskin akibat penyakit merupakan sasaran utama pengentasan kemiskinan, hendaknya mengambil tindakan bertujuan kepada 20 juta penduduk tersebut. Dalam pidato ucapan tahun baru 2019, Xi Jinping pernah mengatakan:

“Tahun 2018, diterima kabar baik tentang pengentasan kemiskinan. Sekitar 125 kabupatan miskin sudah terlepas dari kemiskinan. 10 juta penduduk desa terlepas dari kehidupan miskin. 17 macam obat anti kanker dicantumkan dalam daftar asuransi pengobatan. Masalah miskin akibat penyakit sedang diselesaikan secara bertahap. Saya senantiasa rindu pada masyarakat miskin. Pada saat tibanya tahun baru, saya ingin menyampaikan salam kepada saudara-saudara pedesaan agar kehidupan kalian semakin baik dan makmur. ”

Tahun 2020 segera tiba, di dalam hati Xi Jinping, apa yang disebut kehidupan sejahtera secara menyeluruh ialah berupaya agar masyarakat miskin TIongkok hidup secara hormat dan bahagia.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok