Kisah Hidup Xi Jinping: Impian Tiongkok Yang Berurat Berakar di Pedesaan

2019-02-05 09:47:25

Liangjiahe adalah sebuah desa kecil di dataran tinggi di barat laut Tiongkok. Dari usia 15 hingga 22 tahun, Xi Jinping melewatkan masa muda yang sarat dengan kisah-kisah tak terlupakan. Di desa inilah ia mengetahui seperti apa wajah aslinya pedesaan Tiongkok. Keadaan riil lapisan masyarakat terbawah juga ikut menanamkan ide-ide luhur Xi Jinping untuk berabdi kepada rakyat pada masa kelak. Berikut akan kami ceritakan kisah hidup Xi Jinping yang berjudul: Impian Tiongkok Yang Berurat Berakar di Pedesaan.

Pada 22 September 2015, Presiden Tiongkok Xi Jinping melakukan kunjungan kenegaraan di Amerika Serikat (AS). Dalam sebuah jamuan yang digelar pemerintah negara bagian Washington dan organisasi persahabatan setempat untuk kehormatannya, Xi Jinping berbagi kisah hidupnya kepada para hadirin.

“Pada akhir tahun 1960-an, saya baru berusia belasan tahun, tapi sudah diatur untuk bertani di sebuah desa kecil bernama Liangjiahe yang tidak jauh dari kota Yan'an, Provinsi Shaanxi, Tiongkok utara. Di desa ini saya melewatkan masa hidup selama 7 tahun. Kemudian saya terpilih sebagai Sekretaris Partai Komunis Tiongkok desa ini dan diberi tugas untuk memimpin produksi pertanian. Salah satu harapan saya waktu itu ialah membantu para petani di desa itu bisa kenyang makan daging untuk sekali makan, bahkan bisa sering kali makan daging.”

Itulah pengalaman yang istimewa bagi Xi Jinping. Pada tahun 1969, Xi Jinping yang berusia 15 tahun, bersama dengan 17 juta pemuda lainnya, meninggalkan kota-kota untuk turun ke desa menerima “penggemblengan” memenuhi himbauan pemerintah pusat. Melalui 7 tahun kehidupan yang susah payah di pedesaan, Xi Jinping beranjak tumbuh dari seorang anak Beijing menjadi seorang petani yang rajin bercocok tanam tanpa mengenal lelah.

Suatu ketika, dari satu surat kabar, Xi Jinping ketahui kaum petani di Provinsi Sichuan menggunakan kompor biogas dari kotoran sapi dan babi, lantas atas biayanya diri sendiri, Xi langsung berakat ke kota Mianyang, Sichuan untuk mempelajari caranya dari kaum petani setempat. Sekembali ke Liangjiahe, dengan pimpinan Xi Jinping, kolam metana atau biogas pertama berhasil dibuat di Provinsi Shaanxi.

Melalui kehidupan selama 7 tahun di pedesaan, Xi Jinping semakin beranjak dewasa dan menuai banyak pengalaman, lebih-lebih semakin menanamkan ide-idenya untuk berabdi kepada rakyat. Dalam sebuah artikelnya ia berkata bahwa ia adalah pengabdi rakyat dan dataran tinggi Shabei yakni bagian utara Provinsi Shaanxi adalah akarnya, yang menumbuhkan cita-citanya yang luhur yakni mengabdi kepada rakyat!

Xi Jinping yang sudah lama hidup di Liangjiahe telanjur kenal setiap keluarga di desa Liangjiahe. Menjelang tibanya Tahun Baru Imlek tahun 2015, Xi Jinping sekali lagi menginjak kakinya di Liangjiahe yang sudah lama dirindukannya, berjumpa dengan kawan-kawan yang pernah hidup dan berjuang bersama, saling bertegur sapa dengan panggilan akrabnya.


Foto Terpopuler

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok