Tiongkok Berikan Penghargaan Tertinggi Ilmu Pengetahuan Nasional Versi 2018

2019-01-09 11:40:19

Pemberian Penghargaan Tertinggi Ilmu Pengetahuan Nasional versi 2018 digelar di Beijing pada hari Selasa kemarin (8/1). Penghargaan tahunan 2018 melibatkan semua kategori di bidang ilmu pengetahuan dasar dan teknologi industri, serta sektor-sektor utama yang mencakupi ekonomi nasional dan perkembangan sosial. Pemberian penghargaan ini adalah untuk menonjolkan peranan penting kemajuan ilmu pengetahuan terhadap perkembangan ekonomi dan perbaikan hajat hidup rakyat.

Penghargaan Ilmu Pengetahuan Nasional 2018 melibatkan sebanyak 278 kategori, termasuk 7 ilmuwan atau tenaga ahli. Akademisi Liu Yongtan dari Universitas Industri Harbin dan Akademisi Qian Qihu dari Universitas Rekayasa Angkatan Darat Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok (TPRT) dianugerahi gelar Penghargaan Tertinggi Ilmu Pengetahuan. Sebagai informasi, selain Penghargaan Ilmu Pengetahuan, di ajang ini disediakan pula Penghargaan Ilmu Alam Nasional, Penghargaan Penemuan Teknologi Nasional, Penghargaan Kemajuan Iptek Nasional serta Penghargaan Kerja Sama Iptek Internasional.

Kepala Kantor Pemberian Penghargaan Ilmu Pengetahuan Tiongkok, Chen Zhimin mengungkapkan, dari pemberian penghargaan ilmu pengetahuan, terpantau bahwa hasil-hasil penelitian di bidang ilmu pengetahuan dasar terus bertambah dengan daya pengaruhnya di dunia semakin meningkat. Sementara itu, dari pemberian Penghargaan Ilmu Pengetahuan Nasional versi 2018 terlihat pula pentingnya kemajuan iptek terhadap perkembangan ekonomi dan perbaikan kesejahteraan rakyat.

Selama 40 tahun sejak pelaksanaan reformasi dan keterbukaan pada 1978, Tiongkok telah mencapai hasil-hasil yang mengagumkan di biang ilmu pengetahuan dan teknologi, dengan keberdayaannya secara keseluruhan terus menanjak, bahkan telah menempatkan diri ke barisan maju dunia di sejumlah bidang, berarti iptek telah memberikan sumbangan penting bagi perkembangan ekonomi dan sosial Tiongkok. Penghargaan Penemuan Teknologi Nasional tahun 2018 diganjar oleh Akademisi Ma Hongqi dari PT Perseroan Pembangkit Listrik Tenaga Air Sungai Lancang di bawah Grup Huaneng Tiongkok untuk sarana angkat kapal (shiplift) tenaga air yang diciptakannya dengan berkolaborasi dengan perguruan tinggi dan instansi perancangan lainnya dalam waktu 11 tahun yang lalu. Kini sarana angkat kapal tenaga air tersebut sudah digunakan di jalur pelayaran Sungai Lancang-Mekong untuk melayani kapal-kapal dalam dan luar negeri yang melintasi jalur tersebut, sehingga telah memainkan peranan pendorong yang penting bagi implementasi strategi nasional dalam kerja sama Lancang-Mekong serta pembangunan inisiatif Satu Sabuk Satu Jalan.


Foto Terpopuler

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok