Wang Yi: Persahabatan Tiongkok-Afrika Semakin Kokoh

2019-01-07 10:31:16

Anggota Dewan Negara merangkap Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi memaparkan kunjungannya ke empat negara Afrika pada hari Minggu kemarin (6/1).

Wang Yi mengatakan, Tiongkok dan negara-negara Afrika sama-sama adalah negara berkembang, sekaligus saudara dan mitra senasib sepenanggungan yang saling membantu. Kedua pihak hendaknya sewaktu-waktu meningkatkan komunikasi dan kerja sama strategis. Ia merangkum kesan-kesannya ke Afrika sebagai berikut:

Pertama, persahabatan Tiongkok-Afrika semakin kokoh. Untuk sementara waktu yang lalu, sejumlah negara ekstra regional sengaja melakukan pemfitnahan terhadap kerja sama Tiongkok-Afrika, namun pemerintah dan rakyat negara-negara Afrika tidak tertipu, malah berturut-turut melontarkan pernyataan membela kerja sama tersebut, bahkan dengan sikap lebih kokoh menjalankan kebijakan bersahabat dengan Tiongkok. Para pemimpin dari empat negara Afrika yang dikunjungi kali ini sama-sama menghargai kerja sama Tiongkok dan Afrika, mengucapkan terima kasih kepada Tiongkok atas dukungannya terhadap pembangunan ekonomi dan perbaikan kesejahteraan rakyat negerinya masing-masing. Mereka semuanya antusias mengharapkan peningkatan kerja sama dengan Tiongkok.

Kedua, dukungan terhadap multilateralisme sudah menjadi imbauan bersama masyarakat. Menghadapi unilateralisme yang terus meningkat, negara-negara Afrika semakin menyadari bahwa apabila situasi demikian dibiarkan, maka hak dan kepentingan sah negara-negara berkembang yang luas akan mengalami kerugian serius. Tiongkok diharapkan dapat memainkan peranan yang lebih besar. Keempat negara yang dikunjungi menyatakan keinginan untuk meningkatkan koordinasi dengan Tiongkok, membela peraturan multilateralisme dan bersama-sama mengintensifkan demokratisasi hubungan antar negara.

Ketiga, antusiasme dalam pembangunan inisiatif Satu Sabuk Satu Jalan (BRI) semakin meningkat. Afrika kini menjadi benua yang paling aktif dalam pelaksanaan inisiatif BRI. Sejumlah mega proyek sudah berturut-turut mulai dikerjakan di benua Afrika, bahkan telah membuahkan hasil yang ikut meningkatkan kesejahteraan rakyat setempat. Seiring dengan peningkatan sinergi lebih lanjut antara BRI dengan Agenda 2063 Uni Afrika serta strategi pembangunan mancanegara Afrika, kerja sama inisiatif Satu Sabuk Satu Jalan akan terus ditingkatkan.

Keempat, prinsip satu Tiongkok semakin diperkokoh di Afrika. Di antara empat negara dalam kunjungan kali ini, Burkina Faso dan Gambia adalah dua negara yang baru saja memulihkan hubungan diplomatiknya dengan Tiongkok. Pemimpin dari kedua negara tersebut menyatakan, pemulihan hubungan diplomatik dengan Tiongkok adalah pilihannya yang mandiri, adalah keputusan yang tepat, dan telah mendapat dukungan rakyatnya, sesuai dengan kepentingan negara. mereka akan terus dengan teguh tak tergoyahkan menjalankan kebijakan satu Tiongkok. Kini prinsip satu Tiongkok sudah diperkokoh di benua Afrika sebagai kesepahaman politik yang dipatuhi bersama oleh berbagai pihak.


Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok