Lima Fasal Pidato Presiden Xi Merupakan Program Baru Penyatuan Kembali Tiongkok secara Damai

2019-01-04 12:20:48

Pada saat memasuki tahun baru, di Beijing telah digelar rapat untuk memperingati genap 40 tahun dikemukakannya Surat kepada Saudara-saudara Setanahair Taiwan oleh Komite Tetap KRN Tiongkok. Presiden Tiongkok Xi Jinping mengemukakan pidato penting mengenai hubungan kedua tepi Selat, menekankan bahwa merealisasi penyatuan kembali Tiongkok secara menyeluruh merupakan tugas historis pemerintah dan rakyat Tiongkok, dan dalam proses kebangkitan mulia Bangsa Tionghoa, Tiongkok harus disatukan kembali dan pasti akan disatukan kembali.

Analis menunjukkan, Xi Jinping dalam pidatonya menghimbau warga Tiongkok di kedua tepi Selat dan masyarakat Tionghoa di dalam dan luar negeri hendaknya mendorong bersama perkembangan damai hubungan kedua tepi Selat dan mendorong porses penyatuan kembali damai Tiongkok di lima bidang antara lain dengan bergandengan tangan mendorong kebangkitan nasional, menjajaki konsep Taiwan dengan dua sistem, mempertahankan prinsip satu Tiongkok, memperdalam penggabungan dan perkembangan kedua tepi Selat, dan merealisasi persamaan keinginan saudara-saudara setanahair, dan ini disebut sebagai “lima fasal Xi”.

Lima fasal Xi itu tak saja menyatakan bahwa tujuan penyatuan kembali Tiongkok adalah mendorong kebangkitan Bangsa Tionghoa, juga menunjukkan bahwa pihak Daratan bersedia berkonsultasi bersama secara sama derajat dengan berbagai kalangan Taiwan mengenai konsep Taiwan “Satu Negara Dua Sistem”, bersedia memperdalam perkembangan terintegrasi di bidang-bidang ekonomi, kebudayaan, kedokteran dan jaminan sosial, menciptakan ruang luas penyatuan kembali damai, sementara dengan serius memperingatkan bahwa mutlak tidak ditinggalkan ruang apapun bagi kegiatan separatis “Taiwan Merdeka”.

Belum lama berselang, Tiongkok merayakan genap 40 tahun reformasi dan keterbukaan Tiongkok. 40 tahun ini tak saja telah mengubah Tiongkok juga telah telah mengubah peta dunia. Daratan Tiongkok kini menjadi ekonomi kedua terbesar di dunia, memiliki cadangan devisa terbesar di dunia dan menjadi mitra dagang terbesar bagi 120 negara dan daerah, sementara kontribusinya kepada pertumbuhan ekonomi global melampaui 30 persen. Seiring dengan kembalinya Tiongkok menjadi negara besar tradisional dalam sejarah, bagaimana menyelesaikan masalah Taiwan sewajarnya menjadi agenda penting negara.

Publik dapat dengan gampang memahami nasehat Xi Jinping dalam pidatonya, mempertahankan prinsip Satu Tiongkok, hubungan kedua tepi Selata dapat diperbaiki dan dikembangkan, dan saudara-saudara setanahair Taiwan akan mendapat keuntungan. Kalau membelakangi prinsip Satu Tiongkok, hubungan kedua tepi Selat akan menjadi tegang dan bergoncang, dan itu akan merugikan kepentingan saudara-saudara setanahair Taiwan.

Padahal, dilihat dari jangka panjang, Taiwan tak terlepas dari perkembangan Daratan. Lima fasal Xi telah menuju arah bagi kerja sama pragmatis kedua tepi Selat. Xi Jinping menunjukkan, harus akatif mendorong sistematisasi kerja sama ekonomi kedua tepi Selat, membentuk pasar bersama, kedua tepi hendaknya merealisasi konektivitas, dapat terlebih dulu merealisasi konektivitas antara Jinmen dan Macu dengan daerah pesisir Fujian di bidang-bidang pensuplaian air minum, tenaga listrik, gas alam dan jembatan. Seiring dengan diperdalamnya dan perpaduan hubungan ekonomi kedua tepi, penyatuan kembali pada taraf tertentu akan menjadi tren sepastinya.

40 tahun yang lalu, taraf perkembangan ekonomi Taiwan jauh lebih tinggi daripada Daratan. Kini, Daratan yang semakin perkasa kekuatan politik, ekonomi dan militer tetap memikili keinginan, kesabaran dan keyakinan penyatuan kembali damai terhadap Taiwan. Lima fasal Xi telah merancang jalan dan konsep pragmatis bagi penyatuan kembali damai Tiongkok. Bagi saudara-saudara setanahair di kedua tepi Selat, sejarah tak boleh dipilih, maka marilah kita menguasai masa depan   dan merintis masa depan.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok