Taiwan Tidak Absen Dalam Kebangkitan Bangsa Tionghoa

2019-01-02 17:46:59

Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok (PKT) yang juga Presiden Tiongkok Xi Jinping menghadiri rapat peringatan 40 tahun publikasi Surat kepada Saudara-saudara Setanah Air Taiwan dan menyampaikan pidato. Xi Jinping dalam pidatonya mengenang kembali proses perkembangan hubungan kedua tepi Selat selama 70 tahun ini, mengajukan usulan lima butir tentang mendorong pembangunan perdamaian hubungan kedua tepi Selat, dan mendorong penyatuan kembali secara damai pada era baru. Xi Jinping menekankan, tanah air kita harus mewujudkan penyatuan kembali, dan target itu pasti akan terwujud, Taiwan tidak akan absen dalam proses kebangkitan bangsa Tionghoa, penyatuan kembali Tiongkok akan mendatangkan peluang perkembangan kepada seluruh dunia.

40 tahun yang lalu, ketika Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional (KRN) Tiongkok mempublikasikan Surat kepada Saudara-saudara Setanah Air Taiwan, RRT sudah memulihkan segala hak sah di PBB. Masyarakat internasional mengakui secara umum bahwa Taiwan merupakan bagian wilayah Tiongkok yang tak dapat dipisahkan. Di bawah situasi dewasa ini, Surat ini menekankan pendirian Satu Tiongkok, dan mengajukan menyelesaikan konfrontasi militer di kedua tepi Selat, membuka perhubungan antara kedua tepi Selat, memperluas pertukaran antara kedua tepi Selat, dan mendorong hubungan kedua tepi Selat memasuki tahap perkembangan penyatuan kembali secara damai.

Dibandingkan dengan 40 tahun yang lalu, syarat dalam dan luar negeri untuk mewujudkan penyatuan kembali secara damai semakin matang. Dan diperlukan kecerdasan politik baru untuk mendorong proses itu. Dalam pidatonya, Xi Jinping mengajukan 5 butir usulan politik, antara lain: bergandengan tangan mendorong kebangkitan bangsa Tionghoa, mewujudkan target penyatuan kembali secara damai, mengusahakan konsep Taiwan “Sistem Ganda”, memperkaya hasil pelaksanaan penyatuan kembali secara damai, berpegang pada prinsip Satu Tiongkok, memelihara prospek penyatuan kembali secara damai, memperdalam pergabungan kedua tepi Selat, memperkokoh dasar penyatuan kembali secara damai, mewujudkan sinergi antara hati saudara-saudara setelah air Taiwan, serta memperdalam kesepahaman penyatuan kembali secara damai.

Usulan tersebut tidak hanya mewarisi ide Komite Sentral PKT mengenai mengembangkan hubungan kedua tepi Selat dan mendorong penyatuan kembali secara damai, tapi juga menambah isi baru dengan berdasarkan situasi dewasa ini, merupakan gagasan Tiongkok pada era baru untuk mewujudkan kebangkitan bangsa Tiongkok dan mendorong penyatuan kembali secara damai.

Melalui reformasi dan keterbukaan selama 40 tahun, kini Tiongkok sudah memasuki era baru, semakin mendekati target kebangkitan bangsa Tiongkok, dan mempunyai dasar dan syarat untuk mendorong proses penyatuan kembali secara damai di kedua tepi Selat. Media Taiwan terpaksa mengakui, bahwa Daratan Tiongkok sudah memegang hak pimpinan dan dominan dalam pembangunan hubungan kedua tepi Selat.


Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok