Kerja Sama Tiongkok-India Baru Dapat Bentuk Abad Asia Yang Sejati

2018-12-26 16:13:04

Upacara peresmian jembatan Bogibeel dengan panjangnya 4,94 kilometer , jembatan yang terpanjang di India hari Selasa digelar dengan dihadiri Perdana Menteri India Narendra Modi. Menurut media India, itu merupakan satu-satunya jembatan pengelasan standar Eropa di India dengan memakan waktu 16 tahun dan usia harapannya 120 tahun. Disikusi mengenai taraf perkembangan ekonomi Tiongkok dan India serentak menjadi panas.

Ada satu cerita lucu: warga awam India berpendapat, Shanghai dapat mengejar Mumbai 20 tahun lagi. Dibandingkan dengan kurang tahunya orang India terhadap perkembangan Tiongkok, banyak warga Tiongkok juga kurang tahu banyak terhadap India kecuali tarian dan nyanyian Bollywood dan kari India.

Padahal, Tiongkok dan India sebagai dua negara bekembang yang bertetangga dan berpopulasi terbanyak di dunia bersejarah pergaulan lebih dari dua ribu tahun yang dapat ditelusuri. Pada zaman modern, rakyat kedua negara saling mendukung dalam perjuangan kemerdekaan dan pembebasan nasional, dan mendorong bersama kebangkitan Asia. Lima prinsip hidup berdampingan secara damai yang disponsori bersama Tiongkok, India dan Myanmar dianggap sebagai suatu ciptaan dalam sejarah hubungan internasional.

Akan tetapi, saling pengertian antara rakyat kedua negara masih terbatas sampai hari ini. Peristiwa Perlawanan Tonglang yang terjadi pada tahun lalu sempat menguji hubungan Tiongkok-India. Yang untung, Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Perdana Menteri India Modi dengan pandangan jangka panjang mengadakan pertemuan informal historis di Wuhan dan memutuskan untuk mengambil langkah lebih lanjut untuk memperkokoh dasar keinginan rakyat kedua negara dan mendorong perkembangan sehat hubungan kedua negara. Berkenaan itu, kedua pihak memutuskan untuk membentuk mekanisme pertukaran antar-masyarakat tingkat tinggi Tiongkok-India.

Tiongkok dan India pekan lalu secara resmi memulai mekanisme tersebut di New Dehli, ibukota India. Anggota Dewan Negara yang juga Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi di depan upacara pembukaan menyatakan, membentuk mekanisme tersebut merupakan kesepahaman penting yang dicapai Presiden Xi Jinping dan Perdana Menteri Modi. Dimulainya mekanisme tersebut merupakan langkah penting untuk mendorong perkembangan menyeluruh hubungan Tiongkok-India.

Menteri Luar Negeri India Sushma Swaraj menyatakan, dimulainya mekanisme pertukaran antar-masyarakat tingkat tinggi India-Tiongkok pasti akan menyediakan platform baru kepada pertukaran antar-masyarakat kedua negara dan tenaga dorong baru kepada hubungan dan kerja sama kedua negara. Kesuksesan penuh pertemuan ke-1 pasti akan meningkatkan kerja sama pertukaran antar-masyarakat kedua negara ke jenjang yang baru agar pertalian pertukaran antar-masyarakat menjadi stabilisator hubungan bilateral.

Padahal, Tiongkok dan India mempunyai banyak persamaan atau kemiripan di bidang kebudayaan dan pandangan nilai. Misalnya, “kesamaan dunia” Tiongkok dan “Sekeluarga Dunia” India berarti sama. Tiongkok menegaskan “mengupayakan persamaan sementara mengesampingkan perselisihan, sedangkan di India ada argumentasi “kesatuan keaneka-ragaman”.

Di masyarakat internasional, Tiongkok dan India sebagai dua negara berkembang terbesar mempunyai banyak pandangan sama dan kepentingan sama. Misalnya, pandangan kedua negara tidak berbeda pada masalah-masalah perdagangan bebas, globalisasi, reformasi WTO dan antisipasi terhadap perubahan iklim. Ada diplomat yang bercanda, di okasi internasional, jurubicara Tiongkok dan India dapat saling menukar naskah pidato, karena pandangannya tidak saling bertentangan. 

Sudah barang tentu, dalam hubungan Tiongkok-India masih terdapat banyak tantangan. Justru karena itu, di bawah penyuluhan strategi pemimpin kedua negara, menambah pertukaran antar-masyarakat Tiongkok-India menjadi signifikan karena itu dapat mengurangi salah-paham, meningkatkan saling percaya dan juga membantu penyelesaian masalah.

Baru-baru ini, Tiongkok dan India mulai mengadakan latihan militer “bergandengan tangan”. India menyederhanakan permohonan visi warganegara Tiongkok dan lingkup permohonan visi elektronik diperluas ke personel yang menghdiri konferensi dan menerima layanan medis. Sementara itu, Perusahaan Huawei Tiongkok diundang ikut serta dalam pengujian 5G India. Dikabarkan, Tiongkok tengah mengambil langkah untuk mendorong impornya obat-obatan India untuk membantu pengurangan defisit perdagangan India tehadap Tiongkok.

Kini, titik berat ekonomi global tengah bergeser ke Timur dan Asia merupakan kawasan yang paling dinamis dan paling pesat pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan kontinu ekonomi Tiongkok dan India sangat mengesankan. Abad ke-21 diperkirakan abad Asia. Mantan pemimpin Tiongkok Deng Xiaoping mengatakan, setelah Tiongkok dan India berkembang, baru ada abad Asia dalam anti sesungguhnya. Menteri Luar Negeri India Swaraj pekan lalu menyatakan, publik mengharapkan Tiongkok dan India memimpin Asia dan menyongsong sebuah abad Asia. Tiongkok dan India, dua raksasa, sangat perlu maju dengan bergandengan tangan, bekerja sama bukan bersaing.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok