Jubir Kemlu Tiongkok Tanggapi Penandatanganan RUU Masalah Tibet Oleh AS

2018-12-21 13:12:31

XINHUA: Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Hua Chunying hari Kamis kemarin (20/12) menanggapi penandatanganan Rancangan Undang-Undang negatif mengenai masalah Tibet oleh Amerika Serikat.

Hua Chunying mengatakan, Tiongkok menentang keras tindakan Amerika yang bersikeras menandatangani apa yang disebut sebagai “Rancangan Undang-Undang Tahun 2018 tentang Mengakses Tibet Secara Timbal Balik (Reciprocal Access to Tibet Act of 2018)” yang diratifikasi oleh Kongres Amerika. Tiongkok sudah berkali-kali menunjukkan, RUU tersebut telah melanggar norma dasar hubungan internasional, mengintervensi urusan dalam negeri Tiongkok, mengeluarkan sinyal salah kepada kekuatan separatis “Tibet Merdeka”, dan sangat merugikan pertukaran dan kerja sama Tiongkok-Amerika.

“Harus ditekankan bahwa urusan Tibet adalah urusan dalam negeri Tiongkok, tidak boleh dicampurtangani kekuatan luar negeri apa pun,” dinyatakan oleh Hua Chunying. Tibet dan wilayah etnis Tibet di 4 provinsi lain di Tiongkok adalah terbuka kepada tokoh-tokoh berbagai negara. Sejak tahun 2015, hanya jumlah total pengunjung Amerika ke Tibet sudah menghampiri 40 ribu orang. Sementara itu, mempertimbangkan faktor geografis dan iklim yang istimewa di tempat itu, pemerintah Tiongkok berdasarkan hukum dan peraturan mengambil tindakan pengelolaan tertentu terhadap orang asing yang ingin memasuki Tibet, itulah sangat perlu dan tak dapat dicela. Hua Chunying mengatakan, “Kecaman terhadap Tiongkok dalam RUU Amerika itu mengabaikan fakta dan penuh prasangka, sama sekali tidak akan kami terima. Jika Amerika mengimplementasi RUU itu, pasti akan mengakibatkan kerugian besar kepada hubungan kedua negara serta pertukaran dan kerja sama kedua negara di bidang penting. Tiongkok pasti akan mengambil langkah tegas untuk melindungi kepentingan diri sendiri.”

Hua Chunying menyatakan, pintu keterbukaan Tiongkok hanya akan dibuka lebih lebar, Tibet akan pula semakin terbuka. Tiongkok menyambut semakin banyak orang asing mengunjungi dan melakukan bisnis ke Tibet Tiongkok, kebijakan itu tidak akan diubah, akan tetapi prsyaratnya adalah harus menaati hukum dan peraturan terkait di Tiongkok dan melakukan prosedur yang diperlukan.


Foto Terpopuler

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok