Xi Jinping Temui Hadirin Forum Internasional Imperial Springs

2018-12-13 12:57:03

Presiden Tiongkok Xi Jinping kemarin (12/12) di Beijing menemui para tamu asing yang menghadiri Forum Internasional Imperial Springs.

Xi Jinping secara titik berat memperkenalkan keberhasilan pelaksanaan reformasi dan keterbukaan selama 40 tahun seerta berbagai langkah penting keterbukaan yang berlevel tinggi putaran baru, secara mendalam memaparkan hubungan Tiongkok dengan dunia, sementara mendengar pidato wakil hadirin dari luar negeri.

Xi Jinping menunjukkan, penyelenggaraan “Forum Internasional Imperial Springs” tahun ini tepat pada saat rakyat Tiongkok merayakan genap 40 tahun pelaksanaan reformasi dan keterbukaan. Pilihan kunci reformasi dan keterbukaan dapat disebut sebagai revolusi kedua. Selama 40 tahun yang lalu, perkembangan Tiongkok telah mencapai keberhasilan besar, kehidupan rakyat mengalami perbaikan besar pula, dari miskin ke cukup sejahtera.

Xi Jinping menegaskan, reformasi dan keterbukaan Tiongkok menjadikan rakyat sebagai pusatnya. Dalam Forum Asia Bo’ao yang diselenggarakan tahun ini, Xi Jinping mengumumkan serangkaian langkah penting untuk memperluas keterbukaan, antara lain secara besar-besaran memperlonggar akses pasar, menyediakan iklim investasi yang lebih menarik, mengintensifkan perlindungan HaKi dan secara inisiatif memperluas impor. Tiongkok secara sukses menyelenggarakan Ekspo Impor Internasional ke-1, dalam upacara pembukaan, Xi Jinping mengumumkan langkah-langkah baru keterbukaan. Tiongkok dengan tegas menempuh jalan multilateralisme, pintu keterbukaan akan menjadi semakin lebar.

Xi Jinping menegaskan, kini Tiongkok tetap merupakan negara-negara besar berkembang di dunia. Seiring dengan meningkatnya pendapatan, rakyat Tiongkok yang mengejar kehidupan berkualitas akan mengajukan permintaan konsumsi yang lebih banyak. Tiongkok mempunyai keyakinan tegas atas perekonomian yang berarah ke lapisan pokok yang lebih baik dalam jangka panjang, mempunyai keyakinan tegas atas perekonomian yang memelihara pertumbuhan cepat dan melangkah ke level menengah dan tinggi.

Xi Jinping menunjukkan, perjalanan reformasi dan keterbukaan Tiongkok adalah multi dimensi. Tiongkok adalah pemelihara dan pendukung aktif tata tertib internasional, hal itu sudah diakui oleh masyarakat internasional. Perkembangan Tiongkok merupakan peluang bagi dunia. Praktek reformasi dan keterbukaan Tiongkok menunjukkan sepenuhnya, bahwa jalan perkembangan negara akan menjadi lebih lintas dan menuju ke arah yang lebih jauh apabila mempertahankan kerja sama dan menang bersama.

Xi Jinping menekankan, inisiatif “sabuk dan jalan” yang disponsori oleh Tiongkok justru untuk membangun platform kerja sama dan menang bersama untuk masyarakat internasional. Inisiatif tersebut berasal dari Tiongkok, tetapi milik sedunia, Tiongkok selalu menaati prinsip konsultasi bersama, pembangunan bersama dan pembagian bersama, berupaya menempuh suatu jalan yang damai, makmur, terbuka, hijau, inovasi dan beradab, menyediakan peluang perkembangan baru untuk negara-negara peserta. Kerja sama dengan luar negeri di bidang-bidang investasi, kapasitas produksi dan pembangunan infrastruktur telah mendorong proses industrialisme negara-negara terkait, mendorong perbaikan kehidupan rakyat setempat serta perkembangan ekonomi dan sosial. Xi Jinping menyatakan harapannya agar berbagai negara berpartisipasi dalam jaringan mitra “sabuk dan jalan”, agar pembangunan “sabuk dan jalan” dapat dengan lebih baik menyejahterakan rakyat berbagai negara.

Xi Jinping menekankan pula, Tiongkok yang berupaya mendorong pembinaan hubungan internasional tipe baru dan membangun komunitas senasib manusia bertujuan merealisasi kerja sama yang menang bersama dengan berbagai negara. Usulan Tiongkok untuk membina hubungan internasional tipe baru bertujuan mempertahankan prinsip saling menghormati, setara, adil, kerja sama dan menang bersama, menempuh jalan baru untuk kontak antar negara yang berdialog tanpa konflik, menjadi mitra tapi tidak berblok. Membangun komunitas senasib manusia bertujuan untuk membangun dunia yang damai kekal, aman umum, makmur bersama, terbuka dan toleransi serta bersih dan indah. Hal itu sesuai dengan kepentingan pokok rakyat Tiongkok dan rakyat sedunia, namun diperlukan upaya keras bersama.

Mantan Presiden Latvia, Vaira Vike-Freiberga dan para tamu dalam pidatonya masing-masing menyatakan ucapan selamat atas genap 40 tahun pelaksanaan reformasi dan keterbukaan. Mereka menyatakan, reformasi dan keterbukaan Tiongkok mencapai keberhasilan besar, sehingga membawa perubahan baru bagi Tiongkok, sementara membawa pengaruh positif yang besar bagi dunia. Para hadirin mengakui jalan perkembangan yang dipilih oleh Tiongkok sendiri, menghargai peranan positif Tiongkok di dunia internasional, menyetujui usulan penting untuk membangun komunitas senasib manusia. Inisiatif “sabuk dan jalan” mendatangkan manfaat nyata bagi banyak negara. Masyarakat internasional pada umumnya mendapat manfaat dalam perkembangan Tiongkok, mengharapkan Tiongkok untuk terus memainkan peranan pimpinan dalam perkembangan, tanggapan atas perubahan iklim, pemeliharaan sistem perdagangan multilateral serta urusan internasional lainnya. Para tamu secara khusus menilai tinggi Tiongkok yang berusaha membantu negara-negara berkembang di Afrika untuk meningkatkan kemampuan pembangunan mandiri, merealisasi perkembangan bersama.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok