Kanada Jadi Pelopor “Penculikan Politik”

2018-12-09 12:29:53

Wakil Menteri Luar Negeri Tiongkok Le Yucheng hari Sabtu (8/12) secara darurat memanggil Duta Besar Kanada untuk Tiongkok John McCallum, mengajukan kontak serius dan protes keras kepada Kanada yang menahan penanggung jawab Perusahaan Huawei. Le Yucheng menunjukkan, Kanada dengan alasan atas permintaan AS menahan warga Tiongkok yang sedang transit di Bandara Vancouver, hal tersebut telah melanggar serius kepentingan sah dan adil warga Tiongkok tanpa memedulikan hukum, tidak rasional, hakikatnya sangat buruk. Tiongkok dengan keras mendesak Kanada untuk segera membebaskan personel terkait, benar-benar menjamin hak dan kepentingan sahnya. Kalau tidak berbuat demikian, maka pihak Kanada harus menanggung risiko yang diakibatkannya.

Dalam kasus “pengculikan politik” tersebut, Kanada sebagai pelopor telah mengejutkan masyarakat.

Seorang pembaca yang bernama Alex Duhaney dalam suratnya kepada Harian The Globe and Mail, koran terbesar Kanada mengatakan: “Saya menyesal atas tindakan pemerintah yang ikut menculik CFO perusahaan asing. Tindakan yang tidak tahu malu itu mengakibatkan warga Kanada yang berbisnis di luar negeri berada dalam kondisi bahaya” .

Tak seperti negara Barat, perusahaan-perusahaan operator ponsel Kanada menggunakan perlengkapan telekomunikasi Huawei. Perusahaan BCE dan Perusahaan Telus bekerja sama dengan Huawei untuk mengembangkan jaringan 5G, sejumlah perguruan tinggi Kanada juga menjalinkan hubungan mitra dengan Huawei.

Dalam beberapa bulan terakhir ini, pemerintah Kanada sedang mengadakan kontak dengan Tiongkok dan aktif mendorong perundingan perjanjian perdagangan bebas untuk merintis pasar Kanada sendiri.

Akan tetapi, segala upaya dan kerja sama yang telah diadakan kini terlibat dalam kemacetan akibat penahanan penanggung jawab perusahaan Tiongkok. Banyak orang menyerukan pengadilan Kanada dan politikus untuk bertindak dan menolak permintaan AS yang ingin mengekstradisi penanggung jawab Huawei. Karena apa yang disebut “tindakan yang melanggar hukum” adalah tuduhan yang dibuatkan oleh politikus, tujuannya ialah melarang transaksi antar negara, perusahaan atau personel lain. Inilah tuduhan fabrikasi.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok