Apa artinya “Lepaskan Pandangan Jauh, Kuasai Arah Tepat Ekonomi Dunia”

2018-12-02 12:39:26

Di depan KTT ke -13 G20 pada Jumat lalu(30/11), Presiden Tiongkok Xi Jinping menyampaikan pidato yang berjudul” Berpijak Kaki di Tempat Tinggi, Lepaskan Pandangan Jauh, Kuasai Arah Tepat Ekonomi Dunia”. Presiden Xi menekankan harus mempertahankan prinsip “kerja sama terbuka, semangat mitra, inovasi, kesejahteraan umum dan menang bersama”, untuk membawa ekonomi dunia berkembang terus dengan mengikuti rel yang tepat.

Selama dasawarsa ini, KTT G20 telah memainkan peranan pembimbing yang krusial bagi pengelolaan ekonomi global.

Untuk terus mempertahankan keterbukaan dan kerja sama, negara-negara dunia perlu berupaya memelihara sistem perdagangan multilateral yang berdasarkan perdagangan bebas dan patokan, dengan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) sebagai intinya. WTO memiliki mekanisme peraturan dan hukuman yang jelas bagi perdagangan global. Sementara itu WTO adalah pula satu mekanisme untuk memecahkan konflik perdagangan.

Akan tetapi, tahu-tahun terakhir ini, WTO selalu terancam oleh unilateralisme dan proteksionisme. Misalnya, ada negara tertentu menghukum mitra dagang berdasarkan undang-undang domestiknya dan secara paksa naik tarif masuk. Perbuatan itu secara langsung mengancam operasional WTO juga mensabot sistem perdagangan global. Justru seperti dikatakan oleh Presiden Argentina Mauricio Macri di depan KTT G20 bahwa sistem multilateral sedang diserang terus selama beberapa tahun ini.

Dalam rangka KTT G20 kali ini, pemimpin BRICS, termasuk Tiongkok, Rusia, India, Brasil dan Afrika Selatan mengadakan pertemuan dan berpendapat bahwa harus dengan sekuat tenaga mendukung sistem perdagangan multilateral dunia dengan WTO sebagai dasarnya, berupaya memelihara perdagangan internasional yang transparan, non-diskriminasi, terbuka dan inklusif.

Meninjau kembali, pada krisis moneter dunia 2008, justru karena anggota G20 mengambil pendirian bersama, barulah  sukses membangkitkan kembali ekonomi dunia. Kita tidak boleh “sembuh hari ini tapi lupa sakit kemarin”.

Produk Domestik Bruto (PDB) G20 mengambil 85%  agregat ekonomi dunia, bersatu atau bercerai G20 akan berkaitan erat dengan kesejahteraan rakyat dunia.

Dalam dokumen kebijakan kepada KTT G20, delegasi Uni Eropa menunjukkan, pemecahan sukses krisis moneter 2008 menunjukkan bahwa tantangan yang diakibatkan dunia yang cepat berubah dapat dipecahkan melalui koordinasi.

Makanya, baik 5 anggota BRICKS ataupun Uni Eropa semua memperlihatkan ketetapan hati untuk menjalankan keterbukaan dan koordinasi.

Dalam pidatonya di depan KTT G20, Presiden Xi menunjukkan, masalah-masalah dunia sekarang ini pada akarnya berkaitan dengan pembangunan, maka harus mempertahankan prinsip  “kesejahteraan umum dan saling menguntungkan'.

Ekonomi dunia yang tidak sehat akan mendatangkan penderitaan kepada setiap negara. Makan setiap orang harus memegang sikap  “Lepaskan Pandangan Jauh, Kuasai Arah Tepat Ekonomi Dunia”, khususnya para politikus.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok