Alasan Orang Tiongkok Bersikap Optimis terhadap Masa Depan Tiongkok

2018-11-14 10:06:43

Alasan Orang Tiongkok Bersikap Optimis terhadap Masa Depan Tiongkok

Wadah pemikir Economist Intelligence Unit dari Inggris baru-baru ini melakukan survei terhadap responden di 50 negara di seluruh dunia. Hasilnya mengindikasi bahwa sebanyak 91,4 persen responden warga Tiongkok bersikap optimis mengenai masa depan negaranya sendiri. Para responden menyatakan, Tiongkok akan terus maju dalam waktu 10 tahun mendatang menuju masa depan yang lebih indah.

Survei tersebut merujuk pada kebutuhan masyarakat serta sikap responden terhadap kemajuan negara dan hubungannya dengan cita-cita individu dan visi perkembangan sosial. Hasil survei menunjukkan, banyak negara berkembang tengah berusaha mengembangkan teknologi canggih untuk merealisasi perkembangan dirinya, di antaranya India dan Tiongkok memiliki keunggulan dalam pengembangan kecerdasan buatan atau AI dan industri digitalisasi. Sebanyak 70 persen ke atas responden di Tiongkok, Indonesia dan Vietnam percaya pemerintahan di negaranya tengah mengalami perbaikan.

Survei yang dilakukan Economist Intelligence Unit dari sisi lain mencerminkan bahwa mayoritas mutlak orang Tiongkok yang bersikap optimis terhadap masa depan negaranya karena keberhasilan reformasi dan keterbukaan selama 40 tahun yang lalu. Sikap optimis itu juga bersumber dari harapan dan keyakinannya terhadap reformasi dan keterbukaan lebih lanjut pada masa mendatang.

Pertama, sikap optimis orang Tiongkok terhadap masa depan berasal dari pertumbuhan stabil dan pesat ekonomi Tiongkok selama 40 tahun yang lalu. Pada 1978, produk domestik bruto (PDB) Tiongkok hanya sebesar 367,9 miliar yuan RMB, sedangkan pada 2017 angka itu melonjak menjadi 80 triliun yuan RMB, dengan pertumbuhan rata-rata per tahun sebesar 9,5 persen.

Kedua, sikap optimis orang Tiongkok berlandaskan pada upaya Tiongkok untuk mewujudkan perkembangan selaras yang bermutu tinggi selama 40 tahun yang lalu. Pendapatan disposabel (DI) penduduk Tiongkok meningkat 22,8 kali lipat selama 40 tahun yang lalu, sementara itu, belanja konsumsi per kapita naik 18 kali lipat.

Ketiga, sikap optimis orang Tiongkok bersumber dari terus diperbaikinya taraf pemerintahan Tiongkok. Seiring dengan perkembangan urbanisasi, layanan publik dan pembangunan infrastruktur di kota telah mengalami perbaikan signifikan. Di antaranya, kota-kota yang berakses transportasi rel telah bertambah dari satu kota menjadi 32 kota. Dengan pengalaman perkembangan selama 40 tahun yang lalu, ide-ide “inovasi, pembangunan hijau, koordinasi, keterbukaan dan perkembangan inklusif” semakin meresap di kalangan masyarakat Tiongkok. Menurut statistik, dalam waktu 10 tahun terakhir, Tiongkok berhasil mengurangi emisi karbon dioksida sebesar 4,1 miliar ton sementara terus memelihara pertumbuhan ekonomi yang relatif cepat.



Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok