Ekspo Impor Internasional Tiongkok CIIE Ke-1 Digelar

2018-11-05 15:52:53

Presiden Tiongkok Xi Jinping hari Senin (5/11) di Shanghai menghadiri upacara pembukaan Ekspo Impor Internasional Tiongkok CIIE ke-1 dan menyampaikan pidato yang berjudul Bangun Bersama Ekonomi Dunia Tipe Terbuka Yang Inovatif dan Inklusif. Xi Jinping atas nama pemerintah dan rakyat Tiongkok dan atas nama probadinya menyatakan sambutan kepada 3.600 perusahaan dari 172 negara dan daerah dan organisasi internasional, menyambut sahabat mancanegara menguasai peluang pembangunan Tiongkok, memperdalam kerja sama ekonomi dan dagang international, dan merealisasi kemakmuran dan kemajuan bersama. Diperkirakan lebih dari 400 ribu orang pembeli dari dalam dan luar negeri akan mengunjungi Ekspo kali ini.

Xi Jinping menyatakan, CIIE merupakan pameran tingkat nasional pertama yang mengangkat tema impor di dunia, sekaligus inovasi dalam sejarah perkembangan perdagangan internasional.

Xi Jinping berpendapat, penyelenggaraan CIIE adalah salah satu kebijakan penting Tiongkok untuk mendorong pelaksanaan keterbukaan dan reformasi putaran baru, sekaligus tindakan penting untuk membuka pasarnya kepada dunia, mencerminkan pendirian konsisten Tiongkok untuk mendukung sistem perdagangan multilateral dan perdagangan bebas, merupakan tindakan riil Tiongkok untuk mendorong pembangunan ekonomi dunia terbuka dan globalisasi ekonomi.

Xi Jinping mengatakan, dewasa ini ekonomi dunia tengah mengalami restrukturisasi yang mendalam, di mana proteksionisme dan unilateralisme semakin meningkat, sehingga multilateralisme dan sistem perdagangan bebas semakin terpukul dan unsur instabilitas serta unsur ketidakpastian masih terus bermunculan.

Ia menekankan, globalisasi ekonomi adalah arus sejarah yang ireversibel, keterbukaan dan kerja sama adalah daya pendorong penting untuk meningkatkan dinamika ekonomi dan perdagangan internasional, merupakan tuntutan realistis untuk mendorong pemulihan ekonomi dunia serta tuntutan zaman untuk mendorong kemajuan umat manusia.

Xi Jinping mengatakan, berbagai negara hendaknya meningkatkan taraf keterbukaan multilateral dan bilateral, mendorong interaksi dan perpaduan ekonomi berbagai negara, membangun bersama ekonomi tipe terbuka; meningkatkan penyelarasan kebijakan ekonomi makro, dan mengurangi efek spillover yang negatif; mendorong pembentukan sistem peraturan ekonomi dan perdagangan international yang adil, rasional dan transparan, mendorong liberalisasi dan fasilitasi perdagangan dan investasi, dan mendorong keterbukaan, pertukaran dan perpaduan ekonomi global.

Ia mengatakan, berbagai negara hendaknya menguasai peluang yang didatangkan revolusi iptek dan transformasi industri putaran baru, meningkatkan kerja sama bidang frontal antara lain ekonomi digital, kecerdasan buatan dan teknologi Nami, dan membentuk bersama teknologi baru, industri baru , norma industri baru dan pola baru.

Xi Jinping menyatakan, keterbukaan telah menjadi tanda Tiongkok sekarang. Ia mengatakan, sejak mengadakan reformasi dan keterbukaan pada 40 tahun lalu, Tiongkok terus membuka pintu gerbang negara dan mengadakan pembangunan, mewujudkan pembukaan secara menyeluruh. Tiongkok terus memperbesar keterbukaan, mengembangkan diri sendiri, menyejahterakan seluruh dunia. Langkah Tiongkok mendorong keterbukaan, membangun ekonomi terbuka dan membangun komunitas senasib sepenanggungan tidak akan berhenti.

Presiden Xi Jinping menyatakan, dalam 15 tahun mendatang, Tiongkok berencana mengimpor komoditas dan layanan yang masing-masing sebesar 30 triliun dolar AS dan 10 triliun dolar AS. Tiongkok akan berusaha meningkatkan keterbukaan melalui lima aspek, yakni menggali potensi impor, terus memperlonggar akses pasar, membina iklim bisnis kelas satu dunia, meningkatkan keterbukaan terhadap dunia luar serta mendorong kerja sama multilateral dan bilateral.

Demi pelaksanaan tindakan-tindakan tersebut, Tiongkok akan menurunkan lebih lanjut tarif, mengurangi biaya impor melalui perampingan administrasi, mengintensifkan perkembangan sektor baru dan pola yang baru termasuk e-bisnis lintas wilayah; secara mantap memperluas keterbukaan sektor moneter, terus mendorong keterbukaan jasa dan pelayanan, serta memperlonggar pembatasan modal asing di bidang pendidikan dan pengobatan.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok