Li Keqiang dan Shinzo Abe Hadiri Jumpa Pers Bersama

2018-10-27 12:29:49

Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang dan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe bersama-sama menghadiri jumpa pers di Balai Agung Rakyat, Beijing pada hari Jumat kemarin (26/10).

Li Keqiang memperkenalkan hasil-hasil pembicaraan. Ia menyatakan, normalisasi hubungan Jepang-Tiongkok mencerminkan harapan rakyat kedua negara terhadap perdamaian, persahabatan, kerja sama saling menguntungkan serta perkembangan bersama. Hal itu juga sesuai dengan harapan negara-negara di kawasan ini serta masyarakat internasional untuk memelihara perdamaian dan kestabilan serta bersama-sama menghadapi tantangan.

Li Keqiang menunjukkan, kedua pihak secara bulat menyetujui untuk menaati berbagai prinsip yang tercantum dalam empat dokumen politik, secara sebaik-baiknya menangani masalah sejarah dan Taiwan, menjaga dasar politik hubungan kedua negara. Dengan tindakan nyata mencerminkan kesepahaman politik yang saling memandang pihak lain sebagai mitra kerja sama, saling tidak menjadi ancaman pihak lain dan saling mendukung perkembangan damai pihak lain. Meningkatkan lebih lanjut interaksi kondusif, dan di atas dasar semangat bercermin pada sejarah dan berorientasi pada masa depan, mendorong perbaikan dan perkembangan hubungan kedua negara sebagai proses yang berkelanjutan dan kontinu.

Li Keqiang menyatakan, kedua pihak setuju untuk meningkatkan pimpinan terhadap hubungan Tiongkok-Jepang, terus memelihara kelancaran dialog politik tingkat tinggi politik serta dialog tingkat tinggi ekonomi Tiongkok-Jepang. Menghadapi revolusi industri putaran baru saat ini, Tiongkok dan Jepang hendaknya memainkan keunggulan masing-masing untuk melakukan kerja sama pragmatis di tingkat lebih tinggi, mendorong kerja sama kedua pihak di bidang inovasi iptek, penghematan energi dan pelestarian lingkungan , pengobatan dan jaminan hari tua, fiskal dan moneter, terus melakukan dialog dan pertukaran di bidang diplomatik, ekonomi makro, fiskal, bisnis, kebudayaan dan pertahanan. Meningkatkan lebih lanjut pertukaran kultural, menggelar kegiatan “tahun pemberdayaan pemuda dan remaja” pada 2019, serta meningkatkan kerja sama terkait penyelenggaraan Olimpiade musim panas dan Olimpiade musim dingin. Di bawah situasi internasional dewasa ini, kedua pihak hendaknya bersama-sama memelihara perdagangan bebas, menentang proteksionisme, mengintensifkan perundingan tentang pembentukan zona perdagangan bebas Tiongkok-Jepang-Korsel serta perundingan tenang RCEP, dengan tindakan nyata mendorong proses integrasi ekonomi kawasan Asia-Pasifik.

Shinzo Abe menyatakan, dalam separo tahun ini dirinya dan Li Keqiang sudah melakukan kunjungan timbal balik. Hubungan Jepang-Tiongkok telah memasuki era baru di mana hubungan persaingan telah beralih menjadi koordinasi. Kedua pihak sekali lagi menegaskan saling memandang pihak lain sebagai mitra kerja sama, saling tidak menjadi ancaman, dan akan mengimplementasinya melalui tindakan riil. Jepang bersedia meningkatkan kerja sama dengan Tiongkok dalam membuka pasar pihak ketiga, serta dengan hubungan perdagangan dan hubungan antar masyarakat yang lebih aktif meningkatkan hubungan bilateral dan persahabatan antara rakyat kedua negara. Jepang dan Tiongkok memiliki tanggung jawab yang penting dalam menghadapi tantangan bersama dunia. Jepang akan bergandengan tangan dengan Tiongkok untuk memainkan peranan konstruktif demi perdamaian dan kemakmuran internasional.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok