Li Keqiang Gelar Pembicaraan dengan Perdana Menteri Belanda

2018-10-16 13:35:28

Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang menggelar pembicaraan dengan Perdana Menteri Belanda Mark Rutte di Den Haag, Belanda hari Senin kemarin (15/10).

Li Keqiang menilai positif hubungan Tiongkok-Belanda serta kemajuan positif yang tercapai melalui kerja sama yang saling menguntungkan. Ia menyatakan, Tiongkok dan Belanda kerap kali melakukan kontak tingkat tinggi. Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Raja Belanda Willem Alexander Claus George Ferdinand telah melakukan kunjungan timbal balik sehingga dengan kuat mendorong perkembangan kemitraan kerja sama menyeluruh Tiongkok-Belanda. Di tengah situasi internasional yang kompleks saat ini, Tiongkok bersedia berupaya bersama Belanda untuk menjaga multilateralisme dan perdagangan bebas melalui kerja sama pragmatis yang lebih terbuka, dalam rangka mengeluarkan sinyal positif kepada dunia bahwa Tiongkok dan Belanda serta Tiongkok dan Eropa akan berupaya bersama untuk memelihara ketertiban internasional yang berlandaskan pada peraturan serta mendorong liberalisasi dan fasilitasi perdagangan dan investasi.

Li Keqiang menunjukkan, Tiongkok bersedia meningkatkan komunikasi dan koordinasi dengan Belanda mengenai reformasi Organisasi Perdagangan Dunia. Tiongkok dengan tegas mendukung pelaksanaan perjanjian perubahan iklim Paris, dan akan terus mencurahkan tenaganya untuk menunaikan komitmennya. Tiongkok bersedia bercermin pada pengalaman Belanda dalam menghadapi penuaan masyarakat untuk mendirikan mekanisme kerja sama di bidang-bidang urbanisasi, keperawanan pada orang lanjut usia serta teknologi terkait energi bersih.

Mark Rutte menyatakan, Belanda mementingkan hubungan dengan Tiongkok, bersedia memperkokoh kepercayaan politik dan meningkatkan kerja sama pragmatis dengan Tiongkok. Ia mengusulkan kedua pihak terus menggali potensi dalam bidang ekonomi sirkulatif, urbanisasi, kota cerdas serta kerja sama di pasar pihak ketiga dan penanganan perubahan iklim. Mark Rutte berharap kedua negara dapat berbagi pengalaman terkait perawatan orang lansia, pelatihan personel dan kedokteran elektronik. Belanda berharap mempererat komunikasi dan koordinasi dengan Tiongkok di berbagai mekanisme multilateral, termasuk PBB dan G-20 dalam rangka bersama-sama memelihara multilateralisme dan sistem perdagangan bebas yang berlandaskan pada peraturan.



Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok