Tiongkok Desak AS Hentikan Fitnah terhadap Tiongkok Soal Cyber-Theft

2018-10-13 15:05:01

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Lu Kang dalam jumpa pers hari Jumat kemarin (12/10) menyatakan, beberapa perusahaan Amerika Serikat (AS) menuding Tiongkok terkait apa yang disebut pencurian informasi melalui internet atau cyber-theft. Tuduhan AS itu sama sekali adalah kebohongan tanpa alasan dan bermaksud yang tersembunyi. Tiongkok mendesak AS menghentikan fitnah terhadap Tiongkok terkait isu cyber-theft, menghentikan tingkah laku dan perkataan yang merugikan kepentingan Tiongkok serta hubungan bilateral Tiongkok-AS.

“Tiongkok adalah salah satu negara korban utama dalam masalah cyber-theft dan serangan internet, sekaligus penjaga kuat keamanan cyber. Tiongkok selalu menentang dan memberantas pencurian informasi dan serangan melalui internet dalam bentuk apa pun. Tudingan AS terhadap Tiongkok terkait masalah “cyber-theft” adalah tidak beralasan dan bermaksud yang tersembunyi. Menurut bahan yang diungkapkan Edward Snowden, dunia sudah jauh sebelumnya melihat dengan jelas siapalah yang melakukan pemantauan besar-besaran terhadap pemerintah, perusahaan dan individu asing, dan siapalah yang merupakan pelaku serangan terbesar di internet. Kami mendesak AS tidak lagi menghitamkambingkan Tiongkok dengan masalah “cyber-theft”, dan menghentikan tingkah laku serta perkataan yang merugikan kepentingan Tiongkok dan hubungan Tiongkok-AS,” demikian tutur Lu Kang dalam jumpa pers kemarin.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok