Pidato Wapres AS Undang Gelak Ketawa Netizen Tiongkok

2018-10-10 16:23:52

Belum lama yang lalu, atau tepatnya selama liburan panjang Hari Nasional Tiongkok, Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Mike Pence menyampaikan pidato yang antara lain berisi memamerkan kekuatan AS dan membelejeti “ambisi” Tiongkok. Pidato Pence kemudian diterjemahkan dalam bahasa Tionghoa oleh Kedutaan Besar AS untuk Tiongkok dan dimuat di akunnya di Wechat. Isinya segera mengundang tanggapan sejumlah besar netizen alias warganet Tiongkok.

Seorang warganet menyebut, “Pence bersikap tidak kalem menjelang pemilu sela, dan ini tidak sesuai dengan kebiasaannya. Di balik tingkah lakunya yang aneh ini pasti ada intrik tersembunyi, berarti pemerintahan Donald Trump tidak percaya diri!” Ada juga warganet yang mengatakan, “Tiongkok berupaya menggantikan Presiden Donald Trump? Perkataan pemerintah AS semakin membingungkan!”

Mike Pence dalam pidatonya dengan pedas mengkritik Tiongkok dari sejarah sampai sekarang, dari militer sampai hak asasi manusia, dan dari perang dagang sampai “gangguan terhadap pemilu sela Kongres AS”. Sejarah yang disinggungnya bahkan mencapai seratus tahun yang lalu, walaupun AS hanya bersejarah tidak sampai dua ratus tahun lamanya. Mengenai beberapa peristiwa yang disinggungnya, para warganet muda Tiongkok memang bersikap serius dan menceknya dalam buku sejarah. Setelah membaca kitab sejarah, mereka semuanya ketawa, pada hal banyak isi dalam pidato Pence tersebut adalah salah dan benar-benar adalah banyolan.

Misalnya, Pak Pence dalam pidatonya mengatakan, “Yang di luar dugaan adalah, lima tahun setelah kami bahu membahu bertempur melawan musuh, kedua negara terlibat dalam perang di pegunungan dan lembah Semenanjung Korea. Ayahku dikerahkan ke medan perang untuk mengikuti perang demi membela kebebasan.” Atas perkataan Pence tersebut, waganet Tiongkok merasa bingung, ayah Pence pasti lupa memberitahukannya bahwa adalah tentara Amerika yang mencetuskan api perang yang terus berkecamuk bahkan sampai ke daerah Timur Laut Tiongkok. Untuk membela kedaulatan dan keutuhan wilayah, prajurit Tentara Sukarelawan Tiongkok dengan gagah berani menyeberangi Sungai Yalujiang. Atas pemutarbalikan fakta oleh Pence dalam pidatonya, para warganet Tiongkok mutlak tidak akan setuju!

Yang lucu banget dalam pidatonya ialah Mike Pence mencela Tiongkok “menginginkan Presiden AS yang baru”. Para netizen AS dalam komentarnya secara humor mengakui mereka berpendapat sama dengan Tiongkok. Seorang warganet Tiongkok mengatakan, “intervensi terhadap urusan dalam negeri negara lain” memang selalu menjadi tingkah laku dan paten bagi sejumlah negara Barat, tapi kenapa Tiongkok yang dijadikan sasaran kritik? “Tiongkok tidak berniat, juga tidak berminat atau waktu untuk melakukan intervensi terhadap urusan dalam negeri negara lain. Partai Republik kini mengalami kesulitan dalam pemilu tengah masa jabatan, maka sekali lagi mengambinghitamkan Tiongkok, tapi muslihatnya akan sia-sia belaka!” demikian kata warganet tersebut.



Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok