Li Keqiang Berkunjung ke 3 Negara Asia dan Eropa

2018-10-10 10:41:47

Atas undangan pemimpin-pemimpin Tajikistan, Belanda, Belgia dan Uni Eropa, Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang akan mengunjungi ketiga negara Asia dan Eropa tersebut pada tanggal 11 hingga 19 bulan ini, sementara menghadiri Pertemuan Perdana Menteri SCO di Dushanbe dan Pertemuan Puncak Asia-Eropa yang akan digelar di Brusel. Kementerian Luar Negeri Tiongkok menyatakan, tujuan kunjungan PM Li Keqiang ke tiga negara Asia dan Eropa itu ialah bersama dengan berbagai pihak terkait memelihara bersama multilateralisme dan perdagangan bebas.

   Asisten Menteri Luar Negeri Tiongkok Zhang Hanhui menyatakan, kehadiran PM Li Keqiang dalam Pertemuan PM SCO di Tajikistan merupakan sekali aksi diplomatik penting yang diambil Tiongkok di daerah Eropa dan Asia. Selama pertemuan, Li Keqiang akan memprakarsai menentang bersama unilateralisme dan proteksionisme, membangun ekonomi dunia tipe terbuka, membentuk Komunitas Senasib SCO yang lebih erat, dan juga akan bersama dengan para pemimpin negara-negara terkait secara titik berat bertukar pendapat mengenai diperdalamnya kerja sama pembangunan Satu Sabuk Satu Jalan, pendprongan kerja sama di bidang-bidang ekonomi dan dagang, kapasitas produksi, konektivitas dan humaniora, mengupayakan kesepahaman penting yang baru, mendorong kerja sama SCO di berbagai bidang dan menyejahterakan rakyat berbagai negara kawasannya.

  Wakil Menteri Luar Negeri Wang Chao mengatakan, kunjungan resmi PM Li Keqiang ke Belanda merupakan kunjungan perdananya ke Belanda dan juga merupakan kunjungan sekali lagi PM Tiongkok ke Belanda setelah berselang 14 tahun. Selama kunjungannya, kedua pihak akan menandatangani serangkaian persetujuan kerja sama yang mencakup bidang-bidang kepabeanan, penerbangan, energi dan moneter. Kunjungan kerja ke Belgia akan merupakan kunjungan ketiga kali Li Keqiang ke negara terbang Eropa itu. Pemimpin Tiongkok dan Belgia akan menyaksikan bersama kedua pihak menandatangani persetujuan kerja sama yang mencakup penerbangan, logistik dan iptek.

   Asisten Menteri Luar Negeri Zhang Jun menyatakan, pihak Tiongkok berharap agar pertemuan puncak kali ini dapat mendorong saling percaya politik Asia-Eropa, memperdalam hubungan kemitraan, mengupayakan kesepahaman Asia-Eropa, memperdalam kerja sama pragmatis, membahas rencana jangka panjang dan membangun masa depan yang indah. Pihak Tiongkok bersedia bersama berbagai pihak Asia dan Eropa memanfaatkan peluang pembangunan Satu Sabuk Satu Jalan, mengupayakan konektivitas, mempertahankan berkonsultasi bersama, membangun bersama dan berbagi bersama, menyinergikan strategi pembangunan masing-masing dan mendorong kerja sama Asia-Eropa di berbagai bidang.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok