Kantor Penerangan Dewan Negara Tiongkok Luncurkan Buku Putih mengenai Fakta Pergesekan Ekonomi dan Perdagangan Tiongkok-AS serta Pendirian Tiongkok

2018-09-24 15:19:35

XINHUA: Kantor Penerangan Dewan Negara Tiongkok hari ini (24/9) merilis buku putih yang berjudul: Fakta Pergesekan Ekonomi dan Perdagangan Tiongkok-AS serta Pendirian Tiongkok. Peluncuran buku putih ini adalah untuk mengklarifikasi fakta mengenai hubungan ekonomi dan perdagangan Tiongkok-AS, menjabarkan kebijakan dan pendirian Tiongkok mengenai pergeseran ekonomi dan perdagangan Tiongkok-AS serta mendorong penyelesaian masalah secara rasional.

Buku putih Tiongkok berisi 36.000 huruf kanji. Selain kata pengantar, buku putih terdiri atas enam bagian, yang antara lain adalah Kerja Sama Ekonomi dan Perdagangan Tiongkok-AS yang Saling Menguntungkan, Fakta Hubungan Ekonomi dan Perdagangan Tiongkok-AS, Tingkah Laku Proteksionisme Pemerintah AS, Hegemoni Perdagangan Pemerintah AS, Malpraktek Pemerintah AS dan Kerugiannya terhadap Ekonomi Dunia serta Pendirian Tiongkok.

Buku putih mengatakan, Tiongkok adalah negara berkembang terbesar dan AS adalah negara maju terbesar di dunia. Hubungan ekonomi perdagangan Tiongkok-AS selain mempunyai arti signifikan bagi kedua negara, juga berpengaruh penting bagi kestabilan dan perkembangan ekonomi global.

Buku putih menunjukkan, Tiongkok dan AS berada di tahap perkembangan ekonomi yang berbeda. Kedua negara menjalankan sistem ekonomi yang berbeda. Oleh karena itu, adalah normal jika terjadi pergeseran ekonomi dan perdagangan antara kedua negara. Yang penting adalah kedua negara harus berupaya meningkatkan kepercayaan dan kerja sama serta melakukan mitigasi atas perselisihan. Sebagai hasil upaya kedua pihak, Tiongkok dan AS memberlakukan sejumlah mekanisme dialog dan koordinasi, antara lain, Komite Gabungan Perdagangan Tiongkok-AS (JCCT), Dialog Ekonomi Strategis, Dialog Strategi dan Ekonomi serta Dialog Ekonomi Menyeluruh. Pemberlakuan mekanisme tersebut menjamin hubungan ekonomi perdagangan Tiongkok-AS mengatasi berbagai kesulitan dalam waktu hampir 40 tahun yang lalu, dan mendorong hubungan itu terus berkembang secara stabil ibarat ballast dan propller di sebuah kapal.

Buku putih mengatakan, sejak diresmikan pada tahun 2017, pemerintah baru AS menjalankan kebijakan “America First”, melepaskan patokan saling menghormati dan bermusyawarah secara sama derajat yang lazimnya diberlakukan dalam kontak internasional, melaksanakan unilateralisme, proteksionisme dan hegemonisme ekonomi, melemparkan tuduhan pada negara lain termasuk Tiongkok tanpa alasan, melakukan intimidasi dengan mengancam penambahan bea masuk dan lain sebagainya, dengan tujuan memaksakan tuntutannya terhadap kepentingan dirinya sendiri kepada Tiongkok melalui pemberian tekanan secara maksimum.

Buku putih Tiongkok mengatakan, menghadapi situasi demikian, Tiongkok tetap bertolak dari situasi keseluruhan untuk memelihara kepentingan bersama Tiongkok-AS serta ketertiban perdagangan dunia, mempertahankan prinsip pokok menyelesaikan perselisihan melalui dialog dan musyawarah, dan dengan kesabaran dan ketulusan maksimum merespons keprihatinan AS, berusaha menangani perselisihan antara kedua pihak dengan berlandaskan pada prinsip mengusahakan persamaan di tengah perbedaan dan telah melakukan banyak putaran dialog dan konsultasi dengan AS, mengajukan solusinya yang pragmatis, sehingga telah memberikan upaya alot untuk menstabilkan hubungan kedua negara. Akan tetapi, AS menjilat kembali ludahnya dan terus bertindak nekat sehingga mengakibatkan pergeseran ekonomi dan perdagangan kedua pihak terus meningkat dalam waktu pendek, dan telah sangat merugikan hubungan ekonomi perdagangan Tiongkok-AS yang terjalin melalui upaya pemerintah dan rakyat kedua negara pada tahun-tahun sebelumnya. Tindakan AS tersebut juga telah menghadapkan sistem perdagangan multilateral dan prinsip perdagangan bebas pada ancaman serius. Untuk mengklarifikasi fakta dalam hubungan ekonomi dan perdagangan Tiongkok-AS, serta menguraikan kebijakan dan pendirian Tiongkok mengenai pergeseran ekonomi perdagangan kedua negara serta mendorong penyelesaian masalah, pemerintah Tiongkok khusus meluncurkan buku putih tersebut.

Buku putih Tiongkok menunjukkan, hubungan ekonomi dan perdagangan Tiongkok-AS menyangkut kesejahteraan rakyat kedua negara, juga berhubungan erat dengan perdamaian, kemakmuran dan kestabilan dunia. Bagi Tiongkok dan AS, kerja sama adalah satu-satunya pilihan yang tepat. Hanyalah menang bersama yang memiliki masa depan yang indah. Pendirian Tiongkok adalah jelas, konsekuen dan tegas.


Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok