Tiongkok: Langkah Penambahan Bea Masuk AS Putaran Baru Adalah Ekspresi Unilateralisme dan Hegemonisme

2018-09-19 10:26:38

Tiongkok: Langkah Penambahan Bea Masuk AS Putaran Baru Adalah Ekspresi Unilateralisme dan Hegemonisme

Mantan Wakil Menteri Keuangan Tiongkok Zhu Guangyao kemarin (18/9) menyatakan, Keputusan AS untuk menaikkan bea masuk terhadap produk Tiongkok senilai US$ 200 miliar merupakan ekspresi sepenuhnya unilateralisme dan hegemonisme.

Dalam Seminar Hubungan Ekonomi dan Perdagangan Tiongkok, AS dan Eropa di Brussel, Belgia kemarin, Zhu Guangyao menyatakan, ekonomi global kini menghadapi situasi yang baik, namun unilateralisme, proteksionisme perdagangan sebenarnya telah merugikan prospek perkembangan ekonomi dunia, sementara merugikan pula prospek perkembangan AS sendiri. Pengalaman sejarah patut diperhatikan, pada tahun 1920an dan 1930an, justru proteksionisme perdagangan serta militerisme yang mengakibatkan dunia mengalami pukulan Perang Dunia Kedua.

Zhu Guangyao menegaskan, Tiongkok adalah peserta, pembangun, pemelihara dan penyumbang sistem ekonomi internasional bahkan sistem internasional modern, baik di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) atau Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia, Tiongkok telah memainkan peranan positif yang penting, sumbangan Tiongkok ialah mereformasi dan menyempurnakan sistem ekonomi dunia, tetapi bukan berbuat sendirian.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok