Masyarakat Internasional Nilai Positif Penyelenggaraan Sukses KTT Beijing Forum Kerja Sama Tiongkok-Afrika

2018-09-06 11:09:39

KTT Beijing Forum Kerja Sama Tiongkok-Afrika diselenggarakan pada tgl. 3-4 September. Masyarakat internasional berpendapat, keberhasilan KTT Beijing Forum Kerja Sama Tiongkok-Afrika akan meningkatkan hubungan Tiongkok dan Afrika ke tingkat baru, sekaligus meletakkan dasar kuat bagi kerja sama yang bersahabat antara Tiongkok dan Afrika pada era baru.

Pada tol.3 September, Presiden Tiongkok Xi Jinping dalam pidatonya di depan upacara pembukaan KTT mengumumkan, Tiongkok tidak campur tangan dalam urusan negara-negara Afrika untuk menemukan jalan perkembangan yang sesuai dengan negara masing-masing, tidak campur tangan dalam urusan intern Afrika, tidak memaksakan keinginan pribadi kepada negara lainnya, tidak menyertai syarat politik apapun dalam menyediakan bantuan, tidak mengusahakan kepentingan politik pribadi dalam investasi dan pendanaan di Afrika. Kebijakan tersebut mendapat penilaian tinggi dari berbagai kalangan.

Ekonom terkenal Afrika Selatan, Mundie mengatakan, Afrika dan Tiongkok mempunyai persahabatan alamiah, kerja sama antara kedua pihak memiliki dasar kuat. Negara-negara Afrika pada umumnya berpendapat, kerja sama antara Afrika dan Tiongkok diadakan secara kesetaraan dan saling menguntungkan, tak peduli bagaimana berubahnya situasi internasional, dasar kerja sama antara Afrika dan Tiongkok adalah tak tergoyahkan.

Sarjana Kenya, Ndegwa Muhoro mengatakan, Tiongkok menghormati negara-negara Afrika untuk memilih sendiri jalan perkembangan, tidak memaksakan keinginannya kepada negara lainnya, Tiongkok dengan tulus hati membantu Afrika.

Dalam KTT Beijing Forum Kerja Sama Tiongkok-Afrika, Presiden Xi Jinping mengemukakan “delapan aksi”, yaitu pada tiga tahun mendatang dan masa selanjutnya, secara titik berat mendorong industri, koneksi sarana, kemudahan perdagangan, perkembangan hijau, peningkatan kemampuan, pertukaran masyarakat serta perdamaian dan keamanan.

Ekonom Zimbabwe, Mousenger berpendapat, “delapan aksi” merupakan hasil penting dalam KTT, menunjukkan arah bagi kerja sama antara Afrika dan Tiongkok di berbagai bidang pada masa depan. Dia yakin bahwa sejalan dengan pelaksanaan “delapan aksi”, kerja sama antara Afrika dan Tiongkok akan mencapai puncak yang baru.

Presiden Serbia, Aleksander Vucic menaruh perhatian sepenuhnya terhadap KTT Beijing Forum Kerja Sama Tiongkok-Afrika. Ia mengatakan, pada saat penting ekonomi global menghadapi tantangan proteksionisme perdagangan, sebagai negara besar ekonomi, Tiongkok sekali lagi memperlihatkan tekad tegas untuk membantu negara-negara berkembang tanpa pamrih, hal itu bermanfaat bagi pembangunan komunitas senasib yang dianjurkan oleh Presiden Xi Jinping. Inisiatif “satu sabuk satu jalan” mempunyai arti amat penting bagi berbagai negara Afrika, maka akan mendapat tanggapan positif di berbagai negara Afrika.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok