Penghentian Sengketa Perdagangan AS-UE Hanya Untuk Sementara

2018-07-27 15:22:17

Presiden AS Donald Trump dan Ketua Komisi Uni Eropa Junk dalam jumpa pers bersama di Gedung Putih mengumumkan setuju untuk melalui perundingan menurunkan pagar perdagangan bilateral dan meredakan pergesekan perdagangan, dan untuk sementara menghentikan pengenaan kenaikan tarif yang baru. Pertarungan antara AS dan UE pada masalah ekonomi dan dagang mereda serentak.

Akan tetapi, pemerintah Trump selalu berubah sikapnya, dan publik mungkin akan menjadi lebih berhati-hati ketika memandang kesepakatan yang dicapai pemerintah Trump dengan UE, lebih cenderung memandangnya sebagai sekali gencatan senjata yang singkat, bukan gencatan senjata yang resmi.

 Dengan membaca teliti isi kesepakatan, publik akan mendapat lebih banyak alasan.

Pertama, AS dan UE setuju berupaya menerapkan nol-tarif, menghapuskan pagar perdagangan dan menghentikan subsidi terhadap produk non-otomotif, akan memulai perundingan putaran baru, menyelesaikan masalah tarif terhadap produk baja dan aluminium serta tarif balasan berbagai jenis lainnya, sementara meningkatkan kerja sama energi.

Dianalisa dengan teliti, semua itu adalah pernyataan sikap yang bersifat penyuluhan, belum ada jadwal, rincian pelaksanakaan kesepahatan serta mekanisme penyelesaian. Dalam kesepakatan, pihak AS juga tidak dengan tegas menyetujui menghentikan pengenaan kenaikan tarif terhadap produk baja dan aluminium Uni Eropa.

Kedua, usulan non-tarif terhadap Eropa yang dikemukakan pemerintah Trump bukan ciptaan aslinya melainkan “botol baru dengan alkohol lama”. Jauh pada zaman pemerintah Obama, ketika AS dan Eropa berunding mengenai TTIP, kedua pihak memprakarsai dihapuskannya tarif terhadap 97 persen ke atas komoditi impor, tapi karena terdapat banyak perselisihan dalam pembelanjaan pemerintah, akses pasar produk pertanian dan pengawasan moneter, kedua pihak gagal mencapai hasil seusai perundingan selama beberapa tahun.

Ketiga, Uni Eropa terdiri atas 28 anggota dan berbagai negara berbeda taraf perkembangannya dan terdapat sikap yang berbeda pada masalah pergesekan perdagangan dengan AS. Kalau salah seorang pemimpin Uni Eropa bersikap menentang atau berkata kurang sopan terhadap Trump, seluruh proses perundingan mungkin akan hancur.

 Ternyata, dicapainya kesepakatan dihentikannya pengenaan kenaikan tariff oleh AS dan UE hanya semacam pernyataan sikap belaka. AS belum meletakkan senapan yang membidik UE dan hanya mengambil suatu siasat untuk menggaet keuntungan yang lebih besar. Apalagi, juga sulit dikesampingkan kemungkinan perubahan sikap lagi dari Trump.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok