Inisiatif Satu Sabuk Satu Jalan Bantu Kerja Sama Tiongkok-Afrika

2018-07-24 17:07:45

Senin malam, Presiden Tiongkok Xi Jinping tiba di Pretoria dan mulai mengadakan kunjungan kenegaraan di Afrika Selatan. Sebelumnya, Xi Jinping baru selesai berkunjung di Senegal dan Rwanda, dan akan transit di Mauritius dalam perjalanan balik ke tanahair dan mengadakan kunjungan persahabatan di sana.

Negara-negara yang representatif di berbagai daerah Afrika semuanya memiliki ciri yang nyata, yaitu semuanya partisipan aktif dalam inisiatif Satu Sabuk Satu Jalan dan telah mencapai hasil yang tertentu.

Tiongkok dan berbagai negara Afrika berbeda keadaan negaranya dan berbeda taraf perkembangan ekonomi dan sosialnya, tapi Tiongkok dan Afrika mempunyai target sama di jalan mengupayakan pembangunan dan kemakmuran negara. Pada lima tahun yang lalu, Presiden Xi Jinping melakukan kunjungan perdana di Afrika dan mengemukakan ide politik terhadap Afrika yaitu tulus hati, pragmatis, bersahabat dan jujur. Selama lima tahun ini, dengan penyuluhan ide tersebut, khususnya pendorongan prinsip berkonsultasi bersama, membangun bersama dan berbagi bersama yang ditetapkan inisiatif Satu Sabuk Satu Jalan yang dikemukakan Presiden Xi Jinping, jalan kerja sama dan persahabatan Tiongkok-Afrika semakin lebar. Banyak negara Afrika menyatakan keinginan keras untuk berpartisipasi dalam pembangunan Satu Sabuk Satu Jalan.

Tuntutan Afrika untuk berpartisipasi dalam Satu Sabuk Satu Jalan sangat keras. Perubahan lingkungan intern dan ekstern adalah sebab utama. Pertama, Eropa dan AS mengadakan pengetatan strategi di Afrika dan Afrika secara kolektif berorientasi ke Timur. Kedua, dalam tranformasi ekonomi, Afrika menghadapi tekanan yang besar dan menaruh harapan tinggi kepada Tiongkok. Ketiga, Afrika ingin memanfaatkan inisiatif Satu Sabuk Satu Jalan mengubah kecenderungan yang membalikkan industrialisasi. Sedangkan, inisiatif Satu Sabuk Satu Jalan yang dikemukakan Xi Jinping meliputi kerja sama kemampuan produksi, peralihan industri dan lain sebagainya dan dianggap sebagai peluangbaik untuk merealisasi industrialisasi di Benua Afrika.

Partisipasi Afrika dalam pembangunan Satu Sabuk Satu Jalan mempunyai dasar kerja sama yang kondusif.

Afrika tengah menjadi bagian penting yang tak terpisahkan dalam inisiatif Satu Sabuk Satu Jalan. Melalui upaya bertahun-tahun, Afrika akan menjadi daerah yang paling banyak titik terang dan membuahkan hasil yang berlimpah dalam inisiatif Satu Sabuk Satu Jalan.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok