Tiongkok Bantah Tuduhan Perdagangan AS

2018-07-17 12:15:00

Baru-baru ini AS meluncurkan Pernyataan Investigasi 301, di mana menuding Tiongkok melakukan perdagangan tidak adil dalam jangka panjang. Dalam jumpa pers kemarin di Beijing, juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Hua Chunying mengatakan tuduhan AS itu sama sekali salah dan juga memutarbalikkan kenyataan.

Jubir Tiongkok mengatakan:

Pertama, sebagai diketahui umum, AS adalah pembuat utama peraturan perdagangan internasional, dolar AS adalah mata uang perhitungan utama dalam perdagangan internasional, tentu saja AS  membuat peraturan yang menguntungkan diri sendiri. Sebagai penyusul, Tiongkok mengikuti peraturan perdagangan internasional dan WTO. Kedua, selama 40 tahun, nilai perdagangan Tiongkok dan AS naik 230 kali lipat selama 40 tahun ini, volume perdagangan telah mencapai hampir US0 miliar, ini merupakan menang bersama dari kerja sama yang saling menguntungkan antar Tiongkok dan AS. Sebagai diketahui umum, pedagang selalu mengupayakan laba maksimal, mana mungkin AS berdagang rugi dengan Tiongkok selama 40 tahun ini? Ketiga,sekarang ini Tiongkok adalah mitra dagang terbesar bagi lebih dari 120 negara dan daerah di dunia, adalah pasar ekspor yang bertumbuh paling cepat di dunia dan juga adalah negara berkembang yang paling banyak menyerap modal asing di dunia. Mana mungkin negara-negara lain di dunia   berbisnis  rugi dengan Tiongkok?

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok