Hegemonisme Teknik Amerika Menuju ke Mana?

2018-07-14 15:37:45

Amerika Serikat merupakan negara kuat di bidang iptek yang sudah diakui umum. Inovasi di bidang iptek di negeri itu berada pada status terdepan. Akan tetapi, baru-baru ini, Amerika menggunakan alasan sengketa perdagangan, secara sepihak mengambil serangkaian tindakan untuk membatasi pertukaran dan kerja sama iptek antara Tiongkok dan Amerika, telah mengeluarkan laporan yang berjudul “Bagaimana agresi ekonomi Tiongkok mengancam teknik dan HaKI Amerika dan dunia”, sesudah itu meratifikasi rancangan undang-undang yang mengetat peraturan investasi perusahaan asing di Amerika, bahkan melakukan pembatasan terhadap negara lain dengan menggunakan teknik intinya. Semua itu telah memperlihatkan ciri khas tindakan hegemonisme teknik.

Dewasa ini, hegemonisme teknik Amerika terutamanya dimanifestasikan dalam bidang-bidang berikut:

Pertama, menggunakan teknik inti untuk mengekan pesaing potensialnya dan memperoleh keuntungan tinggi.

Kedua, menggunakan alasan keamanan negara untuk mengintervensi saingan pasar yang normal, melindungi teknik inti dan pasarnya, merusak tata tertib pasar serta investasi.

Ketiga, menggunakan cara tarif untuk membatasi ekspor produk-produk teknologi tinggi dari negara lain ke Amerika, dan menekan perkembangan industri teknologi tinggi di negara lain.

Kasihan sekali, pemerintah Amerika bertolak dari masalah-masalah ekonomi dan sosialnya sendiri, mengambil tindakan sepihak untuk membatasi pengeluaran teknik serta menblokade kemajuan teknologi di negara lain, mencapai tujuannya sendiri dengan memaksa negara lain, itu sebenarnya adalah hegemonisme teknik. Resep obat yang salah pasti akan menimbulkan hasil yang serius.

Pertama, perselisihan teknik dan perdagangan yang diakibatkan hegemonisme teknik sepihak itu memberikan pengaruh negatif serius kepada kemajuan teknik global dan pertumbuhan ekonomi internasional.

Kedua, pengambilan tindakan ekstrim sepihak tanpa menghiraukan sistem pembagian kerja internasional dan peraturan internasional itu merusak pola pembagian kerja internasional, merupakan injakan terhadap peraturan internasional.

Ketiga, kurang menghormati kebutuhan negara lain terhadap kemajuan teknologi, akan membikin dirinya sendiri terisolasi.

Keempat, tidak menghiraukan siklus hidup teknologi dan sifat keterbukaan kemajuan teknologi, telah melanggar hukum kemajuan teknologi. Kekurangan tekanan saingan tekonologi dan daya pendorong upgrading teknologi pada akhirnya akan mengakibatkan kehilangan daya pendorong teknologinya sendiri.

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok