Perang Dagang AS Undang Kemarahan Dunia

2018-07-08 08:56:34

Pada tanggal 6 Juli, AS mulai memungutkan tarif masuk 25% terhadap produk Tiongkok yang diekspor ke AS senilai US$ 34 miliar, memicu perang dagang yang berskala paling besar dalam sejarah ekonomi manusia, sehingga membangkitkan kemarahan seluruh dunia. Banyak pakar, sarjana dan pejabat serta media menyatakan kecaman terhadap kebijakan perdagangan pemerintah Donald Trump, sementara menyatakan kekhawatiran atas akibatnya dan menunjukkan bahwa kebijakan “AS nomor satu” pemerintah Trump tak akan berhasil.

Direktur Pusat Kajian Kebijakan Tiongkok di Spanyol Rios dalam wawancaranya dengan wartawan CRI hari Jumat (6/7) menyatakan, tujuan terakhir perang dagang yang dipicu oleh AS ialah membesar-besarkan kepentingan pribadi, memelihara status hegemoninya di dunia, guna menanggapi kebangkitan Tiongkok. Mungkin beberapa pekan selanjutnya, dampaknya akan meluas ke tingkat triliun dolar Amerika, sekaligus mengakibatkan kerugian volume perdagangan global sampai 6% dan volume perdagangan luar negeri AS sampai 25%, sehingga mendampak perekonomian internasional serta ekonomi dan perdagangan, mendampak perkembangan ekonomi berbagai negara, bahkan mengakibatkan reaksi rantai, yaitu negara-negara lainnya akan mengikutinya untuk memelihara kepentingan pribadi, mengangkat tarif masuk sebagai senjata untuk melindungi pribadi. Rios menegaskan, dampak perang dagang terhadap dunia dapat disamakan dengan krisis moneter global akibat krisis kredit AS pada tahun 2008, maka seluruh dunia menyatakan kekhawatiran.

Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok