Menteri Pertahanan AS Kunjungi Tiongkok

2018-06-27 11:56:19 CRI

Menteri Pertahanan AS James Norman Mattis kemarin (26/6) memulai kunjungannya di Tiongkok. Menurut laporan Kementerian Pertahanan Tiongkok sebelumnya, para pemimpin negara dan tentara Tiongkok akan menemui Mattis, bertukar pendapat mengenai hubungan antara kedua negara dan tentara serta masalah yang mengundang perhatian bersama. Pakar menyatakan, kini unsur negatif dalam hubungan militer kedua negara bertambah, namun pada umumnya tetap stabil. “Kontak dan dialog, pengendalian krisis” akan menjadi tujuan bagi pertemuan lapisan tinggi antara kedua tentara.

Selama tahun-tahun terakhir ini, hubungan antara tentara kedua negara pada umumnya stabil. Namun mulai dari tahun ini, unsur ketidakstabilan dalam hubungan militer kedua negara bertambah banyak. Direktur Pusat Kerja Sama Keamanan Kantor Kerja Sama Militer Internasional Komisi Militer Pusat Tiongkok, Zhou Bo menyatakan, mulai dari akhir tahun lalu hingga awal tahun ini, AS berturut-turut meluncurkan tiga laporan, menyebut Tiongkok sebagai “pesaing strategis” nomor satu. AS membatalkan undangan kepada Tiongkok untuk berpartisipasi dalam latihan militer multi negara “Lingkaran Pasifik 2018 (RIMPAC)”. Dalam dialog Shangri-La yang diadakan pada bulan Juni tahun ini, Menteri Pertahanan AS Mattis mencela Tiongkok terkait masalah Laut Tiongkok Selatan dan masalah Taiwan.

Namun, sebagai pakar pertahanan dan keamanan, Zhou Bo tidak memperlihatkan sikap pesimistis terhadap hubungan antara tentara kedua negara. Zhou Bo menyatakan, hubungan antara dua negara besar pada hakikatnya adalah hubungan komplikasi. Mattis dalam dialog Shangri-La menyatakan bahwa AS merasa senang atas kemungkinan kerja sama dengan Tiongkok, AS juga akan terus mengusahakan pembinaan hubungan yang konstruktif dan efektif dengan Tiongkok.

Sebelumnya, juru bicara Kementerian Pertahanan Tiongkok Ren Guoqiang menyatakan, pihak Tiongkok memperhatikan sepenuhnya pengembangan hubungan militer dengan pihak AS, dia mengharapkan pihak AS menuju arah tepat bersama dengan Tiongkok, berupaya bersama agar hubungan antara tentara kedua negara menjadi unsur stabilitas yang penting dalam hubungan kedua negara.

Zhou Bo berpendapat, “kontak dan dialog, pengendalian krisis” seharusnya dijadikan sebagai tujuan sama dalam pertemuan lapisan tinggi kedua tentara. Dia berpendapat, pertemuan itu diutamakan pada topik kawasan Asia-Pasifik dan hubungan bilateral.

Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok