10 Tahun Lalu Mereka Diselamatkan, Kini Mereka Habis Manis Sepah Dibuang

2018-06-25 16:05:10

Baru-baru ini, UE, Kanada dan Meksiko masing-masing melakukan langkah pembalasan terhadap tarif bea masuk AS soal pajak impor atas baja dan aluminium dari Uni Eropa, Kanada, dan Meksiko. Ini sebenarnya adalah persengketaan perdagangan di antara AS dan Eropa, namun di Barat terdapat suara yang berbunyi perang di antara AS dan Eropa ini, 'sumbernya' adalah Tiongkok, karena kelebihan kapasitas Tiongkok mengakibatkan masalah kelebihan kapasitas baja dan aluminium global. Tiongkok 'diserang' tanpa alasan, apa artinya isu ini?

Menteri Perdagangan AS Wilbur Louis Rose ketika memberi bukti di Senat AS baru-baru ini menyatakan, perdagangan baja AS kepada Kanada adalah surplus, tetapi kebijakan pemerintah AS ialah menghalangi produk baja Tiongkok memasuki pasar AS melalui negara-negara lain yang menikmati preferensi bea cukai, ini adalah secara terang-terangan mengarahkan ujung tombaknya ke Tiongkok.

Kecaman Rose dapat ditelusuri hingga tindakan yang merangsang ekonomi senilai 4 triliun RMB pada akhir tahun 2008. Tentu saja, tindakan Tiongkok pada tahun tersebut mempunyai hubungan tertentu dengan kelebihan kapasitas hari ini. Namun, Rose dan sekutunya mungkin adalah sengaja tolol, justru karena tindakan Tiongkok ini, baru menyelamatkan ekonomi global, termasuk negara ekonomi di dunia Barat yang terperosok ke dalam krisis.

Krisis kredit AS 2018 terus menyalar dan menimbulkan krisis moneter global, pada waktu itu ekspor Tiongkok juga mengalami pertumbuhan minus, sejumlah perusahaan terpaksa menghentikan produksi. Dengan latar belakangan ini, pemerintah Tiongkok memutuskan rencana investasi sejumlah 4 triliun Yuan RMB serta serangkaian tindakan stimulasi ekonomi. Setelah itu, ekonomi Tiongkok perdana pulih di dunia, pertumbuhan ekonomi 2009 bertambah 9,2%, 2010 mencapai 10.3%.

Bermanfaat dari ini, pasar komoditi  antara lain perunggu, batu bara, tambang besi, minyak mentah, kayu dibangkitkan. Kanada, Australia yang terperosok dalam kesulitan dapat lepas dari krisis ekonomi. 50% PDB dunia pada 2009 berasal dari Tiongkok, ekonomi AS dan Eropa berangsur-angsur pulih. Ketika itu, opini umum internasional memberi pujian dan rasa terima kasih kepada Tiongkok.

Oleh karena itu, kalau orang mengenal latar belakang yang Tiongkok menolong dunia sepuluh tahun yang lalu, seharusnya dapat memahami kelebihan kapasitas produksi Tiongkok ini, karena ini adalah salah satu dampak negatif yang dibawakan oleh investasi sejumlah 4 triliun Yuan sepuluh tahun yang lalu. Tiongkok tidak ingin menciptakan kelebihan kapasitas produksi, dan selalu berupaya menyelesaikan masalah ini dan mencapai hasil nyata.

Ada ilmuwan Barat menunjukkan, AS yang dipimpin Trump berpegang kebijakan America First agar berangsur-angsur menghilangkan status kepemimpinan moral di dunia. Pada masa globalisasi ini, perkembangan berbagai negara saling mendukung, perbuatan yang habis manis sepah dibuang seharusnya tidak diambil. Dunia bermanfaat dari investasi sejumlah 4 triliun Yuan oleh Tiongkok pada masa lalu, jadi dewasa ini seharusnya dengan objektif memandang masalah kelebihan kapasitas produksi, untuk memelihara keadilan masyarakat internasional.



Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok