Pada Hari Pecun, Xi Jinping Bicarakan tentang Kebudayaan Tionghoa

2018-06-16 15:23:09

Sejak Kongres ke-18 PKT, dalam pidato di banyak okasi penting, Presiden Tiongkok Xi Jinping selalu dengan mengutip sastra Tiongkok menyampaikan pikiran pemerintahan negara dan menjelaskan makna baru kebudayaan tradisional Tionghoa yang unggul pada era baru dan dengan cara ini menyebarkan kebudayaan Tionghoa. Menjelang Hari Pecun, hari raya tradisional Tiongkok, mari kita mengenangkan beberapa adegan yang menarik.

Dalam seminar peringat HUT ke-2565 Konfusius pada tahun 2014, Xi Jinping secara mendalam membentangkan pentingnya pikiran Konfusius dalam kebudayaan tradisional Tiongkok. Ia menekankan, dengan pintar menwarisi baru dapat pintar mengadakan inovasi.

Pada Hari Pecun, Xi Jinping Bicarakan tentang Kebudayaan Tionghoa

Pada tanggal 9 hingga 10 bulan ini, kebetulan pertemuan pemimpin SCO digelar di Provinsi Shandong, kampung halaman Konfusius, Xi Jinping mengatakan, Konfusius menganjurkan kebenaran dan kepentingan rakyat, berpendirian agar berbagai negara berkembang secara harmonis, senasib sepenanggungan dan bersatu kompak. Ide keharmonisan itu sama dengan Semangat Shanghai.

Pada Hari Pecun, Xi Jinping Bicarakan tentang Kebudayaan Tionghoa

Pada tahun 2014, Xi Jinping ketika menginspeksi ke Universitas Makau mengadakan pertukaran dengan para siswa dari Makau, Taiwan dan Darat mengenai kebudayaan tradisional Tionghoa.

Pada Hari Pecun, Xi Jinping Bicarakan tentang Kebudayaan Tionghoa

Ia mengatakan, ketika duduk di bangku SD, ia pernah membaca buku Margin Air dan Tiga Negara, ia merasa kebudayaan tradional itu sangat bermanfaat dan menyampaikan semangat positif. Pada masa kini, yang penting ialah menguasainya dengan tepat dan memberikannya semangat zaman yang baru.

Pada Hari Pecun, Xi Jinping Bicarakan tentang Kebudayaan Tionghoa

Pada tanggal 27 Maret 2014, Dirjen UNESCO PBB ketika itu Irina Georgieva Bokova menyatakan sambutan hanya terhadap Xi Jinping, pemimpin negara Tiongkok yang pertama mengunjungi Unesco. Pertukaran dan saling belajar antar peradaban merupakan kata-kata penting dalam pidato Xi Jinping.

Ia mengatakan, dengan hanya sebatang bunga bermekar bukanlah musim semi, melainkan semua bunga bermekaran. Pertukaran dan komunikasi peradaban tak boleh berprasyarat menonjolkan suatu perabadan sementara menjelekkan peradaban lain. Harus mengenal manka berbagai peradaban dan bersikap sama derajat dan rendah hati.

Kalender

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok