Putin Bicarakan tentang Hubungan Rusia-Tiongkok

2018-06-06 13:30:18

Menjelang kehadiran dalam Pertemuan Puncak Qindao SCO dan kunjungan kenegaraan ke Tiongkok, Presiden Rusia Vladimir Putin pada hari Kamis lalu (31/5) menerima wawancara khusus Direktur Jenderal China Media Grup CMG Shen Haixiong dan membicarakan tentang hubungan Rusia-Tiongkok dan prospek SCO yang akan diperluas keanggotaannya.

   Putin menilai tinggi inisiatif Satu Sabuk Satu Jalan yang dikemukakan Presiden Xi Jinping dan menganggap itu adalah sebuah inisiatif yang bermanfaat, penting dan berprospek. Ia menekankan, Rusia selalu mendukung inisiatif tersebut dan ditingkatkannya penyinergian strategi pembangunan Rusia-Tiongkok akan menggali lebih lanjut potensi kerja sama kedua negara. Pada tahun lalu, volume ekspor-impor Tiongkok-Rusia tercatat 87 miliar dolar Amerika dan laju pertumbuhannya sangat baik. Putin menganggap pertumbuhan itu harus dipertahankan.

   Beberapa hari lagi, Pertemuan Puncak Qindao SCO akan dibuka. Ini merupakan pertemuan ke-1 setelah keanggotaan SCO diperluas. Putin menyatakan, SCO yang diperluas kini menjadi sebuah organisasi internasional dan ia penuh keyakinan terhadap prospek perkembangannya.

  Menyinggung rincian dan kesan pergaulannya dengan Presiden Xi Jinping, Putin mengatakan, bahwa Xi Jinping adalah seorang yang bisa didekati dan ramah-tamah, sementara juga seorang teman yang dapat dipercaya. Ia seperti pemimpin banyak negara berupaya mengoptimalkan hasil pekerjananya dan mengupayakan kesejahteraan rakyatnya. Ia adalah seorang pemimpin brilian yang suka menganalisa masalah dan adlaah sangat menarik menjajaki topik internasional dan masalah ekonomi bersama dengannya.

   Dalam wawancara khusus itu, Direktur Jenderal CMG Shen Haixiong mengatakan, CRI kini tengah menyelenggarakan kegiatan “Siapa fans Putin?” kegiatan itu diikuti sebanyak 10 juta pengakses internet Tiongkok dalam waktu satu minggu. Ia atas nama para pengakses internet Tiongkok menanyakan banyak masalah menarik kepada pemimpin tertinggi Rusia. Putin dengan senang hati memberikan jawaban satu per satu.

  Putin juga memberikan tanggapannya mengenai hubungan antara Rusia dan negara-negara Barat, masalah Semenanjung Korea dan masalah-masalah titik panas internasional lainnya. Mengenai masalah sanksi ekonomi negara-negara Barat terhadap Rusia, Putin menyatakan, segala pembatasan illegal merugikan politik perkembangan ekonomi dunia, dan semuanya akan lenyap. Ia berharap agar hubungan Rusia dengan negara-negara Barat dapat dinormalisasi melalui suatu cara. Menyinggung masalah Semenanjung Korea, ia menyatakan bahwa pendidian Rusia sangat dekat atau dapat dikata sama sepenuhnya dengan pendirian pihak Tiongkok, yaitu direalisasi denuklirisasi nuklir dan melenyapkan ketegangan kawasan.  

Berita:
Berita Tiongkok Berita Internasional Berita Asia Tenggara Berita Unik
Galeri Foto:
Berita Travel Fashion Olahraga
Pariwisata:
Telusuri Tiongkok Peninggalan Sejarah Tionghoa Galeri Wisata Tips
Pedoman Muslim Tiongkok:
Masjid Restoran Halal Obyek Wisata Muslim Pedoman Berbelanja Kebudayaan Muslim Tiongkok
Belajar Bahasa Mandarin:
Belajar Bahasa Mandarin Adat Istiadat Tiongkok Peribahasa Peraturan dan Kebijakan
Belajar di Tiongkok Universitas-Universitas di Tiongkok